Suara.com - Hubungan yang berlangsung lama tak menjanjikan akan membawa kepada akhir yang membahagiakan. Ungkapan inilah yang setidaknya bisa menggambarkan tentang pengalaman pahit Rich Moore, lelaki asal Orpington, London, Inggris.
Tidak kurang tujuh tahun Moore, 33 tahun, menjalin cinta dengan sang kekasih, Sarah Mills. Sayangnya, mahligai cinta yang bersemai cukup lama itu kini harus berakhir dengan pahit.
Penyebabnya sepele, hanya gara-gara Moore menghancurkan alat bantu seks (vibrator) milik Mills. Namun, seperti halnya kata pepatah, tidak ada asap kalau tidak ada api.
Moore merusak barang 'kesayangan' sang kekasih lantaran cemburu berat karena pujaan hatinya itu lebih menyukai vibrator tersebut dibanding dirinya.
Pengrusakan ini dilakukan Moore pada 6 Juli lalu di kediaman Mills, beserta sepasang kacamata seharga 200 poundsterling yang turut dirusaknya.
"Saya sudah muak. Saya sudah mendapatkan barang-barang saya lagi dan saya melihat kacamata dan menghancurkan barang itu," kata Moore yang berprofesi sebagai pekerja bangunan.
"Lalu, saya melihat vibrator itu dan saya hanya merobeknya. Dia (Mills) lebih mencintai vibratornya daripada saya, itulah kenapa saya marah. Saya yang membelinya dengan uang saya, seharga 30 poundsterling," lanjut Moore.
Insiden itu sendiri rupanya membuat Mills benar-benar tidak senang. Dia pun melaporkan aksi perusakan barang kesukaannya yang dilakukan lelaki yang pernah tinggal bersamanya di Kanada sebelum kembali ke London pada 2014 itu ke kepolisian setempat.
Mills melaporkan Moore dengan dakwaan telah melakukan tindak kriminal pengrusakan barang pribadi.
Sidang atas dakwaan ini sudah berlangsung dan Moore mengakui tindakannya itu di Pengadilan Croydon Magistrates dan dibebaskan dengan uang jaminan sampai 19 Oktober 2016.
"Saya mengakui kepada polisi telah merusak vibratornya dan saya telah berusaha untuk membayar kerugian itu agar kami terhindar dari pengadilan, tapi dia tidak mau," ujar Moore. (Metro)
Berita Terkait
-
8 Cara Melupakan Mantan Dengan Cepat Tanpa Drama, Mulai dari Jangan Menyalahkan Diri Sendiri!
-
Putus Cinta Bikin Gelap Mata, Pria di Jagakarsa Bakar Rumah Keluarga Mantan Kekasih
-
Patah Hati Ekstrem, Pria di Blitar Nangis Histeris Tidur di Tengah Jalan Raya
-
CEK FAKTA: Viral Alat Bantu Seks Wanita di Rumah Ahmad Sahroni, Faktanya Mengejutkan!
-
Putus setelah 5 Tahun Pacaran, Ummi Quary Nangis Curhat di Pelukan Ibu
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia