Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjelaskan kehadiran juru bicara tim suksesnya, artis Sophia Latjuba, di acara peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Marunda, Rusun Marunda, Jakarta Utara, Selasa (18/10/2016) pagi. Menurut Ahok, meski acara tersebut merupakan acara pemerintah, tidak ada yang salah dengan kehadiran Sophia jika tujuannya untuk mempelajari kegiatan Ahok.
"Sophia Latjuba ini dia kan jubir saya. Saya bilang secara dinas nggak bisa, tapi kalau anda mau lihat apa yang saya lakukan ya silakan. Ya seperti wartawan," ujar Ahok.
Sebagai jubir tim sukses pilkada Jakarta periode 2017-2022, kata Ahok, Sophia harus mengetahui program kerja Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.
Dengan demikian, ketika Sophia bicara kepada publik, dia paham dengan apa yang disampaikan dan apa yang akan diungkapkan.
"Seorang jubir harus tahu apa yang dijual, produk yang diomongin," kata Ahok.
Ahok mengatakan Sophia cocok untuk bicara tentang program kesehatan, pendidikan, dan transportasi.
"Jakarta jadi provinsi pertama yang mencover secara semesta. Artinya kamu mau kaya atau miskin asal mau masuk kelas tiga puskesmas kami tanggung," kata Ahok.
"KJP yang kuliah perguruan tinggi negeri kita kasih Rp18 juta. transport tidak bayar. Kamu gaji UMP pun daftar di bank DKI tidak bayar," Ahok menambahkan.
Sebelumnya, Sophia mengatakan kehadirannya ke acara peresmian RPTRA atas inisiatif sendiri. Dia datang hanya untuk melihat kerja Ahok.
BERITA MENARIK LAINNYA
Sophia Latjuba Takjub Lihat Ahok Diserbu Warga Buat Foto Bareng
Kompaknya Sophia Latjuba dan Ahok, Naik Mobil Bareng
Tommy Soeharto Pindah ke Partai Berkarya, Golkar: Suka-suka
Penjelasan Jessica Soal Foto Selonjoran di Sel Polda akan Gempar
Ahok Ceritakan Ibu Hajah yang Selalu Membelanya
Berita Terkait
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
-
Roasting Ayah Sendiri, Nicholas Sean Anak Ahok Viral Jualan 'Broken Home Cookies'
-
Ahok Puji Keberanian Pandji Pragiwaksono di Mens Rea: Gila, Nekat Banget
-
Air Laut Nyaris Sejajar Tanggul Pantai Mutiara, Bisa Bikin Monas Kebanjiran?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?