Suara.com - Rurik Jutting, bankir asal Inggris dinyatakan bersalah telah memutilasi dua orang perempuan di apartemennya di Hongkong. Hukumannya diperberat lantaran merekam adegan dirinya saat menghabisi nyawa Sumarti Ningsih dan Seneng Mujiashi, dua TKW asal Indonesia dengan IPhone-nya.
Namun, Jutting membantah tuduhan tersebut. menurutnya, pembunuhan Ningsih alias Alice dan Seneng atau Jesse terjadi akibat gangguan kepribadian yang diidapnya.
Jutting ditangkap pada 1 November 2014 setelah menghubungi polisi usai membantai Ningsih dan Seneng. Di apartemennya, petugas menemukan mayat Ningsih dan Seneng bersimbah darah.
Ningsih menderita luka sayatan pisau di leher dan bokongnya. Mayatnya yang telah dipotong-potong disembunyikan di dalam koper bersama jasad Seneng yang dihabisi beberapa hari sebelumnya.
Setelah ditahan, Jutting dipindahkan ke pusat pemeriksaan kejiwaan di Siu Lam. Persidangan dimulai Senin lalu. Di depan hakim, Jutting mengaku tak bersalah karena gangguan mental yang diidapnya. (The Guardian)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun
-
2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz
-
Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi
-
Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data
-
Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita
-
Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?
-
Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR
-
Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!
-
Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM
-
Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz