Suara.com - Ayah mendiang Wayan Mirna Salihin, Darmawan Salihin, tim pengacara terdakwa Jessica Kumala Wongso sudah tidak punya argumentasi kuat untuk membela Jessica sehingga memasukkan keterangan wartawan Bhayangkara Indonesia bernama Amir Papalia ke dalam materi duplik.
"Ini PH (penasehat hukum)-nya udah nggak ada bahan. Dia ada bahan (keterangan Amir) doang, dia (tim kuasa hukum Jessica) bingung tukang jahitnya libur ya sudah asal dipakai saja," kata Darmawan dalam jumpa pers di kafe Locanda, Sudirman, Jakarta Pusat, semalam.
Darmawan pun menganggap ketua tim kuasa hukum Jessica, Otto Hasibuan, pengecut. Darmawan menilai Otto tak punya alibi untuk menyangkal dakwaan jaksa penuntut umum terhadap Jessica.
Keterangan Amir yang dimasukkan dalam duplik adalah pengakuan pernah melihat dua orang lelaki mirip suami Mirna, Arief Sumarko, dan barista kafe Olivier, Rangga Dwi Saputra, sehari sebelum pembunuhan terhadap Mirna dengan racun sianida. Amir sendiri sebenarnya tidak terlalu yakin dengan ucapannya, dia berkali-kali menegaskan bahwa dia hanya melihat orang yang wajahnya mirip.
Darmawan juga menuding Otto menyiapkan massa untuk menghadiri persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Massa ini berfungsi untuk memberikan tepuk tangan di persidangan.
"Pokoknya artinya dia pengecut. Kenapa? Karena dipakai dalam duplik Jessica, Jessica menyatakan itu, dan sampai ditepukin itu oleh pendukungnya yang sudah di-set. Hebat Jessica, nggak ngaku, ditepukin pula, jadilah sempurna," kata Darmawan.
Darmawan juga menyindir acara jumpa pers yang diselenggarakan Amir di Hotel Santika, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (22/10/2016) lalu. Dia curiga acara tersebut difasilitasi oleh tim kuasa hukum Jessica dengan tujuan untuk menggiring opini publik bahwa ada pihak selain Jessica yang terlibat dalam kasus pembunuhan Mirna.
"Lah simple-lah udah itu, seperti penjelasan saya tadi. Tapi satu lagi nih dia ketemuin di Santika sama Otto ngapain tuh? Ditegur sama temennya Mir sadar Mir gue kan tahu elu. gue kan tahu kelakuan ente, ngibulin orang, mau masuk kepolisian. Dan sekarang dia dikejar kejar tuh sama orang yang bersangkutan. Bobroknya tuh entar dibeberin sekalian," kata Darmawan.
Darmawan menegaskan semua keterangan Amir telah dibantah Arief maupun Rangga.
Darmawan berharap majelis hakim tak terpengaruh opini yang berkembang di luar persidangan. Sidang vonis akan diselenggarakan beberapa hari lagi.
"Jadi mudah-mudahan, di sini majelis hakim yang mulia menunjukkanlah jalunya bahwa Indonesia masih punya majelis hakim yang hebat. Karena keberanian yang menyatakan yang dia lihat di persidangan yang saya bilang judulnya Jessica berbohong, karena biarkan hakim yang menentukan palunya. Saya rasa dia tidak terpengaruh karena hakim yang tertinggi," kata Darmawan.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Begini Kalau Warga Kampung Kumuh Pusat Jakarta Bicara Pilkada
Akhirnya Kemenag Jawab Panjang Lebar Kasus "Al Quran Palsu"
Wartawan Ini Tak Takut Dilaporkan Suami Mirna ke Polisi
Berita Terkait
-
Ditanya Terus soal Kopi Sianida, Jessica Wongso Kena Mental dan Tutup Akun
-
PK Jessica Wongso Ditolak Lagi! Babak Akhir Kasus Kopi Sianida?
-
Drama Kasus Kopi Sianida: PN Jakpus Kembali Tolak Mentah-mentah PK Jessica Kumala Wongso
-
Jessica Wongso di Media Australia, Wawancara Kontroversial Picu Kemarahan Masyarakat
-
MA Proses PK Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida Mirna
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri