Suara.com - Ayah mendiang Wayan Mirna Salihin, Darmawan Salihin, menilai vonis 20 tahun penjara untuk terdakwa Jessica Kumala Wongso menunjukkan kejahatan yang dilakukan seseorang akan terbongkar dan akan mendapat ganjaran yang setimpal.
"Saya nggak bisa omong apa-apa Allahuakbar. Allah segalanya Allah bisa tunjukkan siapa yang dzolim, jahat," kata Darmawan usai mendengar keputusan hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016).
Darmawan tak henti-hentinya mengucap syukur atas putusan tersebut. Menurut dia, keputusan tersebut cukup adil.
"Keluarga nggak bisa omong apa-apa yang penting sudah terbukti bahwa yang penting Jess lakukan pembunuhan terhadap Mirna sudah terbukti. Dia meracun Mirna, Hukuman relatif tapi nanti di akhirat Allah akan berbuat apa ke dia secara tidak langsung sudah dihukum. Tidak ada kata lain terima kasih sama Allahuakbar," kata dia.
Darmawan juga mengucapkan terimakasih kepada aparat kepolisian, kejaksaan, serta majelis hakim yang selama ini telah bekerja keras untuk menangani kasus anaknya.
"Pokoknya semua ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya terhadap polisi jaksa penuntut umum yang telah bekerja siang malam apalagi polisi dan hakim yang mulia," kata dia.
Saudara kembar Mirna, Sendy Salihin, dan suami Mirna, Arief Soemarko, juga tak dapat menyembunyikan rasa puas.
Ketika menghadiri sidang, mereka mengenakan kaos putih bergambar Mirna. Mereka juga mengenakan pin sebagai tanda keprihatinan atas kasus Mirna.
"Maju tak gentar, membela yang benar," kata anggota keluarga Mirna. Lalu, diikuti gerakan tangan melambai-lambai ke atas. (Dian Rosmala)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Kisah Hidup Pemuda Unggah Blue Film di Videotron Diceritakan Ortu
MUI Klarifikasi Sikap terhadap Kasus Ahok Soal Al Maidah
Gantikan Ahok, Sumarsono Janji Tak Tiru Gaya Marah-marah
Sejuta Warga Jakarta yang Dulu Dukung Ahok Independen, Apa Kabar?
Ahok: Jangan Bilang Saat Saya Cuti Enak, Sumarsono Lebih Gila!
Berita Terkait
-
Ditanya Terus soal Kopi Sianida, Jessica Wongso Kena Mental dan Tutup Akun
-
PK Jessica Wongso Ditolak Lagi! Babak Akhir Kasus Kopi Sianida?
-
Drama Kasus Kopi Sianida: PN Jakpus Kembali Tolak Mentah-mentah PK Jessica Kumala Wongso
-
Jessica Wongso di Media Australia, Wawancara Kontroversial Picu Kemarahan Masyarakat
-
MA Proses PK Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida Mirna
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia