"Walapun satu RT, satu lingkungan, hati kan nggak bisa diterka, mulut boleh berkata, tapi hati tidak bisa diterka kalau saya memang tidak setuju (memilih Anies) gimana?" kata dia.
Pedri mengatakan ingin memiliki gubernur yang mampu melakukan perubahan untuk Jakarta.
"Kalau saya secara pribadi yang nyata-nyata saja, saya mau lihat MRT jalan," kata dia.
Mengenai siapa calon gubernur yang akan dipilih, Pedri belum mau membocorkan sekarang.
"Untuk sekarang belum bisa menentukan masih masih abu abu," kata dia.
Di tengah acara jalan santai di Jalan Lebak Bulus tadi, Anies mengatakan kegiatan ini merupakan acara bersama.
"Jalan sehat aja bersama, keluarga, bapak, ibu, anak anak, anak muda, lima sampai enam kilometer lah," ujar Anies. "Tiap minggu beda beda kegiatannya, ada olahraga dan ada majelis majelis."
Mantan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan akan menambah alat penunjang kampanye dan akan memperluas sosialisasi di masa kampanye. Tujuannya agar dia mendengar aspirasi warga.
Anies berharap warga menyampaikan aspirasi sehingga ketika dia terpilih bisa mengimplementasikan harapan warga.
"Kita ingin agar warga menyampaikan menyampaikan harapan, karena tugas kita jika akhirnya saat terpilih adalah membuat mereka bahagia," tuturnya
Anies juga menyiapkan surve untuk mengetahui harapan warga.
"Cara mengetahui harapan (Warga) tidak perlu satu satu (bertemu warga), itu tugas survey dan riset, itu untuk mengetahui," ujarnya.
Anies mengungkapkan kelurahan warga Lebak Bulus, antara lain masalah budaya Betawi. Mereka ingin budaya asli Jakarta dihidupkan.
"Keluhan kampung sini berharap budaya Betawi dihidupkan lagi, saya tinggal didalam kampung yang anda lihat hanya satu mobil saja yang bisa masuk, saya sering berinteraksi sangat deket warga, karena saya juga pembina Karang Taruna," katanya.
Selain masalah budaya Betawi, keluhan warga adalah banyaknya pengganguran.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos