Suara.com - Ada yang istimewa dalam perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-45 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tahun ini. Badan Pembina Olahraga (Bapor) Korpri Pusat akan menggelar lomba lari berpasangan (couple run) pada 27 November 2016.
Ketua Bapor Korpri Pusat, Dr Alfitra Salamm, APU, mengatakan, lomba lari berpasangan (perempuan dan laki-laki) ini memang baru pertama kali terselenggara. Adapun tema lomba adalah “Keluarga Sehat, Korpri Tangguh, Negara Kuat”.
Alfitra, yang juga Ketua Departemen Olahraga, Seni dan Budaya, Dewan Pengurus Korpri Nasional (DPKN) ini, mengatakan, kegiatan ini tentunya bakal menarik para peserta, karena diprediksi akan masuk rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan jumlah peserta terbanyak.
Diperkirakan ada sekitar enam ribu peserta yang akan ambil bagian. Mereka berasal dari anggota Korpri dari lingkungan kementerian dan lembaga negara, termasuk Korpri wilayah Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jadebotabek), dan perwakilan pengurus Korpri dari seluruh Tanah Air.
“Kami yakin, jumlah paserta bisa menembus enam ribu orang. Kalaupun tidak mencapai jumlah itu, minimal separuh saja sudah layak memegang rekor MURI, mengingat dalam couple run sebelumnya, jumlah peserta tidak sebanyak itu,” kata Alfitra.
Ia menambahkan, lomba yang bakal digelar di Plaza Selatan, Kompleks Gelora Bung Karno (KGBK) Senayan Jakarta itu akan bersamaan dengan car free day (CFD), karena berlangsung pada hari Minggu.
“Couple run ini dikhususkan bagi anggota Korpri dan keluarganya. Berpasangan bisa suami istri, orang tua dan anak, dan lainnya,” ujar Alfitra, yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Squash Indonesia (PB PSI) itu.
Untuk sementara, lomba lari ini dibagi dua kelompok jarak berdasarkan kelompok usia. Usia 45 tahun ke atas menempuh jarak 2 kilometer, sedangkan usia 45 tahun ke bawah menempuh jarak 4 kilometer.
Tujuan couple run tidak sekadar mencapai pemecahan rekor MURI, namun ada hal lain. “Kita tunjukkan kalau Korpri itu besar, dengan kehadiran jumlah anggota yang besar. Kita juga tunjukkan bahwa Korpri memiliki keluarga yang sehat. Kalau keluarganya sehat, berarti Korpri-nya tangguh, dan jika Korpri-nya tangguh, sudah tentu negaranya akan kuat,” kata Alfitra.
Untuk pendaftaran peserta lomba bisa melalui pengurus Korpri di kementerian dan lembaga masing-masing, yang mana setiap kementerian dan lembaga akan dibatasi sekitar 30 pasangan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Gegara Kerja Sama Dagang RIAS, Koalisi Masyarakat Sipil Gugat Presiden Prabowo ke PTUN
-
Nyepi dan Idulfitri 2026 Berdekatan, Polri Gelar Operasi Ketupat dan Pengamanan Khusus di Bali
-
Mantan Penasihat Keamanan Amerika: Trump Bisa Jadikan Netanyahu Kambing Hitam
-
Polri Targetkan Bhabinkamtibmas Jadi Super Polisi yang Serba Bisa Penolong Masyarakat
-
BPOM: 70 Persen Pangan Ilegal Impor di RI Berasal dari Malaysia, Banyak Masuk Jalur Tikus
-
Akhirnya! Rudal Kiamat Iran Meluncur Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait
-
Harga Minyak Bikin AS Ngos-ngosan, Sanksi Rusia akan Diperingan? Ini 5 Faktanya
-
Sebelum Targetkan Rute Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Pemerintah Prioritaskan Bereskan Satu Hal Ini
-
7 Fakta OTT KPK yang Menjerat Bupati Rejang Lebong dan Wakilnya
-
Vladimir Putin Batuk, Amerika Serikat dan Sekutunya Ketar-ketir