Sekitar 60 anggota polisi dan TNI mengawal kampanye yang dilakukan calon petahana gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Jalan Langgar II, RT 13 RW 8, Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (3/11/2016). Ketatnya pengawalan terhadap Ahok dilakukan setelah kemarin dia didemo sekelompok warga, bahkan dikejar-kejar sampai dievakuasi dengan angkutan umum ketika kampanye di Rawa Belong, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
"Ada (penambahan pengamanan). Untuk hari ini sekitar 55 sampai 60 personel," kata Kapolsek Pasar Minggu Kompol Holden Sirait.
Petugas pengamanan Ahok merupakan tim gabungan dari polsek Pasar Minggu, Polres Jakarta Selatan, dan Koramil Pasar Minggu.
Suara.com - Sebagian anggota polisi terlihat dilengkapi dengan senjata gas air mata.
Sirait mengatakan pengetatan keamanan bukan karena Ahok beberapakali ditolak kelompok warga, melainkan karena sudah menjadi standar pengamanan bagi calon kepala daerah.
"Kalau kita mah bukan melihat dari (banyak) penolakan atau tidak tapi kalau istilahnya pejabat dianggap punya pengaruh besar kita selalu melakukan pengamanan," ujarnya.
Sirait berharap proses kampanye yang dijalan para calon kepala daerah berjalan lancar. Dia tidak ingin kasus Ahok sampai dievakuasi memakai angkutan umum M 24 jurusan Pasar Kopro - Binus - Srengseng, kemarin, terulang lagi.
"Oh iya tentu. Kita juga nggak mau terulang kejadian yang sudah terjadi itu," katanya.
Sirait mengatakan jumlah personil yang dikerahkan untuk mengawal calon kepala daerah disesuaikan dengan situasi.
"Kita tetap melakukan pengamanan dengan calon lain. (Jumlahnya) tergantung situasi kondisi masyarakat, yang kita tahu penambahan personil kita minta bantuan dari polres," katanya.
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno