Suara.com - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto mengatakan penyidik masih merumuskan formula gelar perkara kasus dugaan penistaan yang dituduhkan kepada Gubernur Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Rencananya, gelar perkara akan dilaksanakan pekan depan secara terbuka.
"Pelaksanaannya (gelar perkara) seperti biasa internal, dalam artian cukup penyelidik dan penyidik. Tapi dalam kasus ini ada anjuran untuk terbuka. Terbukanya seperti apa masih kita rumuskan. Karena ini masih kegiatan penyelidikan. Bagaimana formulasinya, bentuknya seperti apa, mekanisme seperti apa, masih kami rumuskan," kata Ari di Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2016).
Ari mengatakan dalam gelar perkara nanti semua yang terkait kemungkinan hadir di lokasi, mulai dari saksi dan saksi ahli, kemudian pelapor, termasuk Ahok sebagai terlapor.
"Gelar perkara kami akan menghadirkan pelapor, terlapor. Berarti ada ahlinya sama saksi-saksi pendukungnya," kata dia
Gelar perkara tersebut juga akan dihadiri tim pengawas internal Mabes Polri. Juga Kejaksaan Agung dan Komisi kepolisian Nasional sebagai pengawas eksternal.
"Pengawas internal ada dari inspektorat, divisi hukum. divisi propam. Eksternal kita akan mengundang Kompolnas, kejaksaan sebagai pengawas," katanya.
Saat ini, penyidik masih memeriksa para saksi ahli.
"Mungkin sifatnya tambahan ya. Karena pada prinsipnya berapa pun jumlah laporan, kalau satu obyeknya tetap nilainya satu. Tapi kali masih ada tambahan, ya mungkin, ada tambahan-tambahan lagi," katanya.
Total saksi dan saksi ahli yang telah diperiksa penyidik sebanyak 27 orang.
"Kita sudah kemarin pemeriksaan semua kurang lebih sekitar 27. Dari saksi yang melihat di lapangan, saksi pelapor, ahli. Kemudian pengambilan bukti-bukti sudah. Tinggal persiapan untuk gelar perkara," katanya.
Berita Terkait
-
Ahok Buka Suara Soal Kericuhan di Belitung Timur: Harga Beli Timah Harus Sesuai Pasar
-
Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu SARA, Pramono Anung: Jakarta Kota Terbuka!
-
Pancasakti Run 2026 Diikuti 5.000 Peserta, Ditargetkan Jadi 8.000 pada 2027
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?