Suara.com - Pengacara Buni Yani, Aldwin Rahardian, mengungkapkan alasan Buni Yani mengunggah potongan video berisi pidato Gubernur Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengutip surat Al Maidah ayat 51 ke Facebook. Alasannya, karena ketika itu Buni Yani curiga ada muatan penistaan agama. Buni, katanya, ingin mengajak netizen mendiskusikan ucapan sensitif
"Karena beliau (Buni Yani) latar belakangnya wartawan. Kenapa diupload? Karena ingin ajak diskusi netizen dalam hal ini fesbuker karena dalam hal ini ada pernyataan yang dianggap sensitif dalam video itu. Jadi pak buni anggap 'wah ini ada yang sensitif," kata Aldwin di Bareskrim Polri, Kamis (10/11/2016).
Menurut Buni, kata Aldwin, ucapan Ahok bisa menyinggung perasaan umat muslim.
"Pejabat publik menyatakan sesuatu ada yang sensitif dan bisa membuat ramai. Maka dia bilang ini penistaan agama? Jadi ingin meyakinkan betul publik untuk pribadinya betul nggak ada sesuatu dalam video ini," katanya.
Kemudian Aldwin menegaskan tulisan dalam video bukan merupakan transkrip dari ucapan Ahok, melainkan pendapat pribadi.
"Trankrip perlu dibahas. Jadi perlu diluruskan. Pak Buni ini bukan menranskrip ya, ingat. Tapi memberikan caption intisari dan pendapat pribadi, bukan transkrip. Kalau transkrip akan ditulis ini transkrip Pak Ahok dari awal sampai akhir harus ditulis," kata Aldwin.
Buni Yani juga membantah telah mengedit atau memotong durasi video Ahok. Dosen LSPR mengaku mengunggahnya pada tanggal 6 November 2016.
"Sama seperti apa adanya dari media NKRI. Saya tidak mengapa apakan. Yang upload video tersebut pada tanggal 5 (Oktober) itu saya upload yang pada tanggal 6. Jadi sudah ada dari media NKRI yang upload materi dan video yang sama pada tanggal 5 yang saya upload pada tanggal 6 tanpa ada perubahan apapun," kata Buni.
Aldwin mengatakan Buni Yani hari ini diperiksa penyidik yang ingin menggali darimana Buni Yani mengambil video Ahok.
"Yang digali itu karena Pak Buni Yani banyak disebutkan oleh Pak Ahok. Itu betul tidak Pak Buni ini mengedit video. Betul nggak sumber video ini dari Pak Buni . Betul nggak yang menyunting pertama Pak Buni itu yang digali," katanya.
Buni Yani, katanya, mengunduh video dari akun media NKRI melalui telepon seluler.
"Pak Buni sudah memperlihatkan bukti bahwa dia mendownload melalui handponenya yang diperiksa penyidik bukti semua ada di situ jadi Insya Allah clear," kata Aldwin.
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Jejak Silmy Karim Palak WNA dalam Proses Izin Tinggal
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan