News / Nasional
Jum'at, 11 November 2016 | 11:57 WIB
Usai memberi pengarahan di Markas Komando Brimob Polri Kelapa Dua, Presiden Joko Widodo mengunjungi Markas Komando Marinir TNI Angkatan Laut di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (11/11/2016). [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Usai memberi pengarahan di Markas Komando Brimob Polri Kelapa Dua, Presiden Joko Widodo mengunjungi Markas Komando Marinir TNI Angkatan Laut di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (11/11/2016). Agendanya juga untuk memberikan arahan langsung kepada prajurit Marinir.

Sebelum memberikan pengarahan, Panglima Tertinggi TNI memeriksa pasukan dengan dari atas tank.

Ada peristiwa menarik lagi ketika Presiden memberikan pengarahan. Mimbar tempat Kepala Negara pidato, tidak seperti biasanya.

Kali ini, Presiden Jokowi berdiri di atas tank amphibi BMP-3.

"Saya dan seluruh rakyat Indonesia selalu bangga pada prajurit Korps Marinir, karena saya tahu prajurit Korps Marinir dekat dengan rakyat, selalu mendengarkan rakyat dimana pun bertugas. ‎Prajurit Marinir selalu hadir disetiap pertempuran di seluruh pelosok Nusantara demi keutuhan NKRI‎," kata Jokowi.

Presiden mengatakan prajurit Marinir selalu mendapatkan apresiasi dari dunia internasional. pasukan ini selalu dilibatkan dalam operasi perdamaian PBB.

"Prajurit Marinir selalu dapat apresiasi dari dunia, ketika dalam pasukan perdamaian dunia.‎ Hanya satu pegangan bagi setiap Korps Marinir, yaitu kebanggaan sebagai prajurit sejati. Sebagai tentara rakyat, sebagai tentara pejuang. Sebagai Panglima tertinggi TNI dan Marinir saya perintahkan agar prajurit selalu berada di depan jika ada yang mengganggu keutuhan NKRI," ujar dia.

‎"Jaga kesatuan NKRI, keragaman bangsa, ras, suku dan agama. Harus saling menjaga keutuhan, perbedaan," Presiden menegaskan.
Semenjak peristiwa 4 November yang disusul dengan isu pergantian Panglima TNI, Presiden intensif bertemu dan berdialog dengan tokoh-tokoh agama dan unsur militer.

Tujuan Presiden aktif berdialog dengan berbagai elemen bangsa yaitu untuk mengajak bersama-sama menjaga perdamaian.

Load More