Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan safari politik Presiden Joko Widodo ke markas Kopassus, Marinir, dan Brimob Polri, sebagai bagian dari inspeksi pasukan.
"Saya kira kekhawatiran tidak ada, beliau Panglima Tertinggi, itu menginspeksi pasukan, kesiapan pasukan ya tentu bahwa Presiden ingin melihat itu," kata Jusuf Kalla di Jakarta, Jumat (11/11/2016).
Menurut Jusuf Kalla ketika situasi memanas harus disiapkan aparat keamanan dengan sangat bijaksana.
Presiden sejak Senin (7/11/2016) mengunjungi Markas Besar Angkatan Darat di Jakarta Pusat, dilanjutkan pada Selasa (8/11/2016) ke Markas Besar Kepolisian di Jakarta Selatan.
Presiden Jokowi mengunjungi Markas Korps Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, pada Kamis (10/11/2016).
Lalu, Presiden mengunjungi Markas Korps Brimob, Depok, Jawa Barat, setelah itu ke Markas Korps Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Jumat (11/11/2016).
Presiden Jokowi mengatakan safari kunjungan ke markas dan satuan-satuan prajurit TNI dan Polri dalam sepekan ini untuk memastikan loyalitas kepada negara.
"Dalam ketatanegaraan kita, saya ingin memastikan semuanya loyal pada negara, setia pada Pancasila, pada UUD, pada Negara Kesatuan Republik Indonesia, pada kebhinekaan kita," kata Presiden yang di kelilingi sekitar tiga ribu prajurit Marinir di di Cilandak.
Presiden mengatakan dengan pertemuan langsung tersebut, dia bisa merasakan kesiapan semua prajurit TNI dan Polri dalam menjaga keutuhan NKRI. (Antara)
BERITA MENAIK LAINNYA:
Ahok: Buat Apa Masuk ke Markas FPI, Satu Lawan 100
Kisah Cinta Antasari, Taklukkan Putri Pimpinan TNI Galak
Para Kyai dan Ulama Keluarkan Semua Uneg-uneg soal Ahok ke Jokowi
Jika Ahok Tersangka, Siapa Paling Diuntungkan? Ini Kata LSI
Ini yang Dilakukan Antasari Jika Diminta Gabung KPK Lagi
Berita Terkait
-
Tim Peneliti Ijazah Jokowi Buka Suara, Sebut Dokumen KPU Harusnya Sah Diuji Publik
-
Kepala Daerah yang Di-endorse Jokowi Ditangkap KPK, Bukti Pengaruh Politik Memudar Pasca Lengser?
-
Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Diserang Balik Isu Ijazah Palsu, Roy Suryo Laporkan 7 Pendukung Jokowi ke Polda Metro Jaya!
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi Tak Goyahkan Pedagang Bakso
-
Bela Istri dari Jambret, Suami di Sleman Jadi Tersangka: Pakar Ungkap Titik Kritis Pembuktiannya
-
Istana Tak Masalah Perusahaan yang Izinnya Dicabut Masih Beroperasi di Sumatra, Ini Alasannya
-
Pengakuan Dito Ariotedjo Usai Diperiksa KPK: Saya Tak Ada di Lokasi Saat Rumah Mertua Digeledah
-
KPK: Bupati Pati Sudewo Berpotensi Raup Rp 50 Miliar Jika Pemerasan Terjadi di Seluruh Kecamatan
-
KPK Geledah DPMPTSP Madiun, Uang Ratusan Juta Disita Usai OTT Wali Kota Maidi
-
Update Banjir Jakarta hingga Jumat Malam: 114 RT Masih Terendam
-
Bukan Pengganti PBB, Board of Peace Jadi Strategi Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina
-
Tuntaskan Kunjungan di Swiss, Prabowo Lanjut Bertemu Macron di Paris
-
Kasatgas Tito Dorong Pembukaan Akses dan Penataan Hunian Pascabencana di Aceh Timur