Calon Gubernur Gorontalo Hana Hasanah mengatakan apa yang telah dilakukan Partai Golkar terhadap suaminya Fadel Muhammad, adalah bentuk "penzaliman" dan ketidakadilan partai.
"Bagi saya tidak pantas bagi seorang senior di Golkar yang telah lahir di zaman orde baru kemudian diberlakukan seperti itu, Fadel Muhammad itu angkatanya tokoh senior di Golkar seperti Ginanjar Kartasasmita dan lainnya," kata Hana, Jumat (11/11/2016).
Sebelumnya Fadel Muhammad diberhentikan dari jabatan Sekretaris Dewan Pembina Partai Golkar karena diduga melakukan dukungan kepada istrinya sebagai Cagub Gorontalo yang diusung PDIP dan PPP.
Ia menambahkan, Fadel sudah berbuat banyak untuk Partai Golkar dan itu sangat luar biasa, dimana dia telah mampu menjadikan suara Golkar di Provinsi Gorontalo, yang tadinya hanya sedikit bisa mencapai 65 persen, sampai membangun kantor DPD I Golkar Gorontalo.
Tidak hanya di daerah, di tingkat pusat Fadel dinilai mampu mengangkat nama dan suara partai Golkar, namun beliau dipecat dari Pembina partai Golkar di DPP.
"Saya heran adalah Fadel dipaksakan untuk menjadi tim kampanye di partai Golkar, memang itu menjadi keharusan tapi kami juga punya hati nurani," katanya.
Ini terjadi hanya karena mantan Menteri Kelautan Perikanan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini, mendukung dan memilih Hana Hasanah sebagai Cagub Gorontalo, malah dinilai mengancam di mata mereka, dan ia menilai apalah arti seorang Fadel, kenapa harus dikorbankan sebagai seorang senior di Golkar.
Ia menambahkan, sebelum ditetapkan calon oleh KPU, dirinya sudah permisi atau meminta izin ke ketua umum DPP partai Golkar Setya Novanto, untuk menjadi cagub di Gorontalo.
"Saya berharap Setya Novanto berlaku adil dalam hal ini," jelasnya.
Ditegaskanya lagi bahwa Fadel tidak pernah berkampanye terhadap dirinya sebagai calon, beliau hanya mendampingi dirinya sebagai seorang suami, saat berkampanye dan itu diperbolehkan selama Fadel tidak berorasi.
"Belum ada sebuah pelanggaran atau kesalahan yang jelas dilakukan Fadel, belum melakukan orasi, tapi hanya karena sebuah foto yang dikirimkan ke DPP akhirnya Fadel dipecat dari pengurus DPP," ucapnya lagi.
Dirinya salut dengan partai Golkar yang merupakan partai besar dan sangat dihormati, dirinya juga kagum dan bangga serta menghargai ketua umum Setya Novanto, karena pertemanan atau persahabatan jauh lebih penting dari sebuah jabatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Babak Baru Korupsi DJKA: KPK Telusuri Aliran Dana dari Sudewo ke Eks Staf Ahli Menhub
-
LCC MPR Diulang, Gibran Beri Tips Debat ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral
-
Asyik Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Disidang Gerindra Besok
-
Tuding MPR Hanya Ingin Selamatkan Citra, FSGI: Anak Bakal Jadi Korban Jika Final LCC Kalbar Diulang
-
Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini
-
Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama
-
Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS
-
Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung
-
Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat
-
Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook