"Saya merasa tidak tertarik lagi bergabung dengan Partai Golkar setelah melihat perkembangan dinamika partai di tingkat pusat yang berimbas hingga ke daerah. Beberapa kali digelar rapat sebelumnya memang ada saya ikuti, tapi rapat yang digelar akhir-akhir ini sudah tidak saya ikuti lagi. Mungkin karena faktor umur saya mau istirahat dari politik, apalagi baru-baru ini sudah lahir cucu satu lagi, saya mau menghabiskan waktu sehari-hari bersama keluarga di rumah," ujarnya.
Penegasan senada juga disampaikan M Saleh. Anggota DPRA dari Golkar ini membantah keras pernyataan yang menyebutkan dirinya ikut bertarung dalam Musda Golkar Aceh Selatan.
"Saya sudah menjadi pengurus DPD Golkar Provinsi Aceh. Jadi untuk apa lagi saya turun ke daerah, jelas tidak lah. Tidak benar itu," tegas M Saleh.
Ketua panitia Musda Kamalul, mengatakan pelaksanaan Musda kali ini akan melibatkan 22 kader yang memiliki hak suara. Mereka adalah, 18 pimpinan kecamatan (PK), unsur DPD II satu suara, Dewan Pertimbangan DPD II satu suara, sayap partai satu suara dan unsur DPD I satu suara.
Menurutnya, syarat yang harus dilengkapi oleh kader yang ingin maju dalam Musda antara lain adalah memiliki ijazah sarjana minimal D-III, memiliki sertifikat pelatihan kader dan sudah menjadi pengurus Golkar minimal 5 tahun dijenjang manapun.
"Yang bertindak sebagai pimpinan sidang dalam Musda ini adalah T Azan Fajri salah seorang kader senior Partai Golkar Aceh Selatan. Sejauh ini persiapan kami pastikan sudah 100 persen," katanya. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok