Suara.com - Usai melakukan kampanye di daerah Karanganyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat kampanye di Pasar Baru, Jakarta Pusat, Senin (14/11/2016)
Setibanya di Pasar Baru, Jakarta Pusat, Djarot pun diterima koordinator Posko Cinta Ahok bernama King.
Djarot pun diajak berkeliling melewati toko yang menjual bahan-bahan atau kain. Kedatangan Djarot pun langsung disambut antusias dan meminta foto bersama Djarot.
Mantan Wali Kota Blitar itu juga sempat melewati salah satu Vihara Sin Tek Bio yang berlokasi wilayah Pasar Baru dan sempat berbincang dengan pengurus Vihara.
Usai melakukan blusukan, Djarot pun diajak menuju salah satu toko baju sekaligus toko yang menjual bahan yakni The Diplomat Tailor.
Sesampainya di toko, Djarot pun bercengkrama dengan pemilik toko, Karan, lelaki keturunan India dan memintanya untuk mengukurnya dikarenakan niatan Djarot yang ingin membuat baju.
Namun, Karan langsung meminta Djarot untuk mencoba baju batik berwarna coklat hitam yang telah disediakan toko ituuntuk menentukkan pola.
"Untuk bapak saja. Baju bapak yang tadi sudah basah," kata Karan yang menawarkan baju tersebut kepada Djarot.
Djarot yang berencana ke Panwaslu Jakarta Barat pun berceloteh, apakah bajunya bisa dipakai untuk ke Panwaslu.
"Boleh nggak ya kita pakai ke Panwaslu. Bagus nggak pak," tanya Djarot.
Menanggapi hal tersebut, Karan pun memuji Djarot. Menurutnya, Djarot pantas mengenakan baju batik dari tokonya.
"Gantengan pakai itu pak," balas Karan disambut tertawa.
Sementara itu, Karan menuturkan, meski baju tersebut seharga Rp 3 hingga 4 Juta, ia ikhlas bahwa pemberian baju kepada Djarot merupakan sebagai cindermata karena telah menyambangi tokonya.
"Kita kasih sebagai souvenir. Ini pertama kalinya,"tutur Karen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi
-
Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat
-
Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak
-
Bom Meledak di Bus Kolombia Hingga Ciptakan Kawah Besar, 20 Orang Tewas
-
BEM KSI: Dasco Selesaikan Masalah Dana Umat Katolik Secara Bijak, Isunya Jadi Tak Melebar
-
Anak 14 Tahun Tewas Dirudal Israel di Palestina
-
Identitas dan Kronologis Penangkapan Penembak di Acara Gala Dinner Donald Trump
-
Thailand Tangkap Mastermind Hybrid Scam Asal Indonesia, Tipu Investor AS di Aplikasi Kencan Online
-
Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial
-
2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu