Suara.com - Relawan Pro Jokowi dan Laskar Rakyat Jokowi kembali mendatangi Polda Metro Jaya, hari ini, untuk memberikan bukti tambahan untuk menjerat calon wakil bupati Bekasi Ahmad Dhani karena diduga menghina Presiden sebagai simbol negara ketika demonstrasi 4 November.
"Kami baru saja bertemu penyidik. Disampaikan bahwa sudah ada beberapa saksi (dari pelapor) yang diperiksa dan sudah akan rampung. Kami juga menambah bukti bukti tambahan," kata Ketua Umum Laskar Rakyat Jokowi Riano Oscha di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (16/11/2016).
Bukti tambahan yang diserahkan, kata Riano, antara lain, video asli dari beberapa sudut pandang tentang aksi orasi Ahmad Dhani.
"Ini bukti yang sudah akurat, tampilan video Dhani dari beberapa sudut saksi yang ada di lokasi. artinya tidak seperti yang disampaikan Ahmad Dhani bahwa ada pemotongan-pemotongan video, ini videonya utuh," ujar Riano.
Riano berharap setelah ini, polisi memeriksa Ahmad Dhani.
"Kami harapkan tidak lama lagi Ahmad Dhani segara ditetapkan sebagai tersangka. Mungkin besok atau lusa dipangil penyidik dia (Ahmad Dhani)," ujar Riano.
Hal senada juga disampaikan Sekretaris Jenderal Pro Jokowi Guntur Siregar. Dari gaya Ahmad Dhani, dia menduga ada kesengajaan ingin menghina Presiden.
"Penyidik tadi bilang, itu direncanakan, dari gesture dari kata-kata segala macam binatang (yang dilontarkan Dhani), dia mainin intonasi, Jadi dia mau main kata-kata untuk menghindari delik hukum. Harus dibikin jera ini," ujar Siregar.
Siregar mengatakan semua warga negara tidak boleh menghina Presiden karena Presiden adalah simbol negara.
Dia berharap pelaporan terhadap Ahmad Dhani dapat membuat dia jera.
"Kita harapkan, karena negara kita negara hukum, warga negara harus hati-hati. Apalagi ada motif-motif politik yang dilakukan Dhani, supaya ini pembelajaran buat Dhani," kata Siregar.
Pendukung Jokowi melaporkan Ahmad Dhani dengan Pasal 207 KUHP tentang penghinaan suatu penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia, dan Pasal 160 KUHP tentang perbuatan atau tulisan menghasut supaya melakukan perbuatan yang dapat dihukum.
Berita Terkait
-
Praperadilan Ditolak, Roy Suryo Tetap Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Jaksa Minta Hakim Abaikan Keberatan Dokter Tifa, Ini Alasannya
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Takziah ke Rumah Duka, Jokowi Kenang Sosok Rachmat Gobel: Menteri yang Bekerja Keras
-
Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun