Suara.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Komisaris Besar Rikwanto mengatakan penyidik telah memeriksa sebanyak 24 saksi seputar kasus dugaan penistaam agama yang dilakukan Basuko Tjahaja Purnama (Ahok).
"Kita sudah periksa 24," kata Rikwanto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (22/11/2016).
Menurutnya, puluhan saksi yang diperiksa tersebut ada yang mengajukan untuk secepatnya diperiksa penyidik
"Ada yang emang dipanggil dengan ketentuan, ada yang memang kooperatif, kapan saya diperiksa atau nanya mau diperiksa kapan," katanya.
Rikwanto menambahkan penyidik masih akan memanggil para saksi dan ahli
"Saksinya masih sama, dalam kaitan ahli agama, ahli bahasa, ahli pidana kemudian saksi saksi arahan pak Ahok waktu di Pulau Seribu dll pemeriksaan ini diarahkan dalam penyidikan dan kaitannya Ahok sebagai tersangka," kata dia.
Rikwanto pun mengaku pemeriksaan saksi-saksi tersebut untuk mempercepat berkas perkara sehingga bisa segera dilimpahkan ke tahap penuntutan.
"Intinya adalah untuk mempercepat penyelidikan," kata dia.
Hari ini, penyidik telah menjadwal pemeriksaan terhasap Ahok dalam kapasistasmya sebagai tersangka. Dalam pemeriksaan tersebut, partai politik pendukung juga memberikan bantuan hukum terhasap calon gubernur DKI Jakarta itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland
-
Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan
-
Tersangka Korupsi Kini 'Dilindungi' dari Konferensi Penetapan KPK Imbas KUHAP Baru
-
Kronologi Suap Pajak KPP Madya Jakut: Diskon Rp59 M Dibarter Fee Miliaran Berujung OTT KPK
-
Cuaca Hari Ini: Hujan Terjadi Hampir di Berbagai daerah dari Banten Sampai Yogyakarta
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan