Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan di Istana Merdeka, Jakarta [suara.com/Erick Tanjung]
Satu per satu ketua partai politik diundang dan dijamu makan siang oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Strategi apa yang sesungguhnya dimainkan Jokowi, hanya Jokowi yang tahu.
Tetapi yang tampak di permukaan adalah peristiwa itu terjadi sejak sebelum demonstrasi 4 November yang kemudian dikaitkan dengan isu panas tentang makar sampai menjelang demonstrasi lanjutan pada 2 Desember.
Siang ini, Jokowi kembali mengundang ketua partai. Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan dijamu makan siang.
Zulkifli yang juga Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu datang dengan mengenakan kemeja batik dan pakai peci seorang diri. Jokowi menyambutnya dengan hangat di ruangan credential, sebelum diajak ke meja makan.
Sesampai di ruang makan, Jokowi dan Zulkifli langsung menyantap makanan yang telah tersaji di meja bundar. Mereka makan sambil berbincang-bincang.
Biasanya setelah makan siang, Jokowi dan tamu akan diajak duduk sambil minum teh di beranda belakang Istana Merdeka. Di sana, mereka akan menyampaikan apa saja yang telah dibicarakan di meja makan.
Tokoh-tokoh politik yang telah dirangkul Jokowi lewat jamuan makan, antara lain, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
Selama periode 4 November sampai menjelang 2 Desember konsolidasi yang dilakukan Jokowi dengan ulama berpengaruh, militer, ketua partai, cukup berhasil untuk meredam situasi politik.
Hasil yang paling jelas adalah rencana demonstrasi 2 Desember yang semula ngotot untuk dilakukan di Jalan Sudirman sampai Jalan M. H. Thamrin kini dipindah ke dalam kawasan Monas sehingga tak mengganggu kepentingan umum, selain itu aparat keamanan menjadi lebih mudah untuk mengawasinya.
Komentar
Berita Terkait
-
Gegara Perang, Zulhas Klaim RI Kebanjiran Order Pupuk Urea dari Negara Lain
-
Jakarta Darurat Sampah
-
Zulhas Pastikan Stok Pangan Nasional Aman di Tengah Gejolak Geopolitik Global
-
Sah! Pemerintah Tarik Kewenangan Alih Fungsi Lahan Pertanian ke Pusat
-
Refly Harun Soroti Permohonan RJ Rismon di Kasus Ijazah Jokowi: Kehendak Bebas atau Ada Tekanan?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya
-
Teror Penyiraman Air Keras: LPSK Berikan Perlindungan Darurat Bagi Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
Mudik Lebih Santai? Menhub Ajak Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Macet
-
Siap-siap Trump Boncos Lagi, Iran Mau Hancurkan Perusahaan Amerika Serikat di Timur Tengah
-
Habis Isu Meninggal, Kini Viral Video Benjamin Netanyahu Punya 6 Jari
-
Pagi Buta, Menhub Dudy Purwagandhi Sidak Kendaraan Berat
-
Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
-
BMKG Ingatkan Pemudik Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Jelang Lebaran 2026
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Uang Rp610 Juta Hasil Pemerasan THR di Cilacap
-
Lagi! Rudal Kiamat Iran Bikin Israel Hancur Lebur di Kota Ramla