Suara.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan telah merencanakan penangkapan sejumlah aktivis yang diduga makar, pada Jumat (2/12/2016) subuh.
Tito mengatakan, Polri memang sudah berniat menangkap para aktivis itu setelah aksi 4 November lalu. Penangkapan mereka juga sengaja dilakukan sesaat sebelum aksi 2 Desember berlangsung.
Tito mengaku khawatir jika penangkapan dilakukan sehari atau beberapa hari sebelum aksi 2 Desember. Karena, sambung Tito, informasi penangkapan ini nantinya bisa bergeser seolah-olah hal itu untuk penggembosan massa aksi Bela Islam III.
"Kalau penangkapan dilakukan di hari lain, kalau dipelintir keluar di media sosial, bapak-bapak paham betul kekuatan media sosial. Mohon maaf bagaimana sadisnya medsos bisa membalikkan semua," kata Tito dalam rapat dengan Komisi III DPR, Senin (5/12/2016).
"Karena itu kita setting penangkapan subuh karena tak ada timing untuk menggulirkan dan menggoreng-goreng membangkitkan massa besar," tambahnya.
Penangkapan ini, kata Tito lagi, dilakukan agar agenda doa dan salat Jumat berjamaah di Monas tidak terganggu dengan aksi politik lain.
"Setelah penangkapan tidak ada insiden, jam 4 selesai. Kami keliling patroli clear tadinya jutaan clear sudah bersih Sudirman-Thamrin. Ini sekali lagi berhasil," ujar Tito.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Mayat Wanita Membusuk di Kali Pesanggrahan, Suami Histeris di TKP, Ada Apa?
-
Seskab Ungkap Percakapan Prabowo dan Zidane di Swiss, Bahas Rencana Besar?
-
Badan Geologi Ingatkan Longsor Susulan Masih Mengintai Cisarua, Ini Pemicunya
-
Percepatan Relokasi dan Tata Ruang Aman Jadi Fokus Mendagri Pascabencana
-
Langsung Ditelepon Prabowo, Menteri Trenggono Ungkap Kondisinya Usai Pingsan Saat Upacara
-
Bantah Tebang Pilih, Satgas Ungkap Proses di Balik Perintah Prabowo Sikat 28 Izin Perusahaan
-
Pengamat Nilai Pengacara Nadiem Tak Siap Hadapi Jaksa, Apa Alasannya?
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal