Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjalani sidang perdana kasus dugaan penistaan agama di PN Jakarta Utara, Selasa (13/12). (AFP/Pool)
Calon Gubernur Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai masyarakat Jakarta sudah pintar dalam memilih calon pemimpin Jakarta di Pilkada Jakarta 2017. Dengan begitu, dia berharap bisa kembali dipercaya masyarakat untuk memimpin Jakarta dua periode.
"Saya yakin orang Jakarta nggak bodoh, dia bisa lihat (perubahan di Jakarta), harusnya orang Jakarta berpikir perpanjang kontrak Ahok-Djarot," kata Ahok di acara Kampanye Rakyat, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2016).
Dihadapan pendukungnya, Ahok mengungkapkan lebih baik memilih calon yang kerjanya sudah terbukti membawa perubahan untuk Jakarta kearah yang lebih baik. Ahok bahkan mengibaratkan seperti orang membeli sebuah motor.
"Buat apa coba merek baru yang belum teruji. Ini kan logika saja. Kecuali motor yang bapak beli dari kami mogok mulu, saya kira harus ganti motor," ucap Ahok.
Dengan begitu, Ahok mengingatkan kepada seluruh relawan dan pendukung bisa mengajak sebanyak mungkin keluarga dan teman-temannya untuk datang ke tempat pemungutan suasara 15 Februari 2017 dan coblos nomor urut dua.
"Maksud saya tanggal 15 Februari datang ke TPS. Kalau nggak ada kartu datang saja ke TPS setelah jam 11 siang," ujar Ahok.
"Bapak ibu sampaikan ke tetangga saudara, kami minta perpanjang kontrak 1 periode lagi," Ahok menambahkan.
Komentar
Berita Terkait
-
Sidang Perdana Ahok Bertepatan 19 Tahun Meninggalnya Sang Ayah
-
Veronica ke Ahok: Kamu Nggak Cape Setiap Hari ke Rumah Lembang?
-
Gubernur Papua Imbau Warganya Tak Termakan Isu Jakarta
-
Pakar Politik Ini Percaya Eksepsi Ahok Dari Hati Paling Dalam
-
Donasi di Gala Dinner Pendukung Ahok Terkumpul Rp1,5 Miliar
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Siap-siap! Tarif Transjabodetabek Naik Hingga Rp15 Ribu, Bukan Lagi Rp3.500
-
Jadi Kasus Langka, Peneliti UGM Beberkan Hasil Penelitian Kebakaran Misterius Sleman
-
Singapura Beri Jalan, KPK Targetkan Ekstradisi Paulus Tannos Rampung Cepat
-
Bantah Sembunyi, Silmy Karim Ngaku Cuma Jalani Agenda Biasa Saat Jadi Buruan KPK
-
Harga MinyaKita Bakal Naik, DPR Warning Pemerintah: Jangan Biarkan Penimbun Ambil Untung
-
Bakal Jadi Presiden Rusia Sampai 2036, Vladimir Putin: Hanya Tuhan yang Tahu
-
Saling Sikut DPR vs Pemerintah Soal Komposisi Anggota Kompolnas di Draf RUU Polri
-
Polisi Masuk ke Sektor Gizi Nasional? Simak Poin-Poin Usulan Pemerintah dalam Revisi UU Polri
-
Open House Sekolah Rakyat Jambi, Gus Ipul Tegaskan Pentingnya Data yang Akurat dan Sasaran Tepat
-
Bukan Tanpa Alasan! KPK Jelaskan Kehadiran Brimob Bersenjata saat Geledah Rumah Silmy Karim