Suara.com - Pemprov Riau membagikan bonus sebesar Rp17,4 miliar sebagai bentuk penghargaan atas capaian prestasi atlet mereka pada PON XIX Jawa Barat dengan torehan 18 medali emas, 26 perak dan 27 perunggu.
"Kita siapkan bonus sebesar Rp21 miliar dan yang dibagikan sebesar Rp17,4 miliar dengan perhitungan Rp225 juta untuk peraih medali emas cabang perorangan," kata Ketua Umum KONI Riau Emrizal Pakis di sela pembagian bonus di Pekanbaru, Rabu (15/12/2016) malam.
Dengan raihan sebanyak total 71 medali itu Riau berada di peringkat ke-7 atau tertinggi di Sumatera, disusul Sumut peringkat 9 dan Sumatera Barat peringkat 11. Cabang olahraga yang menyumbang medali emas adalah cabor menembak, renang, atletik, dayung, senam, anggar, angkat besi, taekwondo, tinju, aeromodelling, dan bowling.
"Dari 35 cabang olahraga yang diikuti oleh kontingen Riau, kita mendapat medali dari 23 cabor," tambahnya.
Ia juga mengatakan semestinya Riau mampu mendapat lebih banyak medali emas, tapi masih terkendala "human error" dan persoalan teknis.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Doni Aprialdi menyebutkan bahwa bonus tersebut bisa diambil oleh para atlet yang memiliki rekening Bank Riau pada esok hari, sedangkan untuk rekening bank lain harus menunggu selama dua hari.
"Untuk bonus langsung kita masukan ke rekening para atlet, sehingga tidak perlu adanya tangan yang lain," ujarnya.
Ia juga berharap agar di PON tahun 2020 nanti Riau bisa mempertahankan atau lebih baik lagi dari hasil saat ini, dan semoga atlit-atlit di Riau bisa lebih diperhatikan lagi kesejahteraannya.
Dalam acara tersebut juga diserahkan tropi kepada Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Novel Negara Kelima, Menguak Konspirasi Gelap Kelompok Aparat Korup
-
Mengurai Inovasi Regulasi dan Dominasi Institusi di Balik "Rebound" Pasar Kripto Global
-
Tidar Jakarta Barat: Pelantikan Sudaryono Momentum Pembenahan Sistem MBG
-
Soroti 'Privilese' Eks Jampidsus, Legislator NasDem: Jangan Sampai Muncul Kesan Perlakuan Berbeda!
-
Kris Dayanti Sabet Juara 1 Kejurnas Wushu Kungfu 2026, Buktikan Usia Bukan Halangan
-
Film La La Land Rayakan Anniversary 10 Tahun, Poster Terbaru Jadi Sorotan
-
PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah Tersangka Tak Pakai Rompi Pink-Borgol
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
PMII Kritik Kejagung: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah Jadi Tersangka Tanpa Rompi Pink dan Diborgol
-
Ferris Wheel at Night: Misteri Pembunuhan dan Wajah Kelam Kehidupan Elite