Suara.com - Polres Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan sedang menyelidiki dan mengungkap identitas orangtua bayi yang diperkirakan berusia 6-7 bulan dalam kandungan jasadnya ditemukan di Tempat Pemakaman Umum Kelurahan Air Gading, Baturaja Timur.
"Kami berkoordinasi dengan pihak Pemerintahan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," kata Kapolres OKU, AKBP Leo Andi Gunawan di dampingi Kasat Reskrim, AKP Hermianto di Baturaja, Kamis (15/12/2016).
Koordinasi ini diharapkan, Pemda bisa turun mengumpulkan informasi ke tingkat Kecamatan, kelurahan dan desa hingga ke rukun tetangga untuk mengetahui warga mereka yang hamil dan baru melahirkan, sementara anaknya tidak ada.
"Kita fokus mencari keberadaan orangtua jasad itu dulu. Sampai saat ini masih melakukan penyelidikan," ungkapnya.
Sementara, Polres belum bisa menduga apa motif dan penyebab peristiwa itu.
"Kalau dilihat dari kondisi penemuan jasad yang terkubur tidak terlalu dalam itu diperkirakan belum 24 jam dari saat ditemukan," katanya.
Diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Air Gading, Baturaja Timur dihebohkan dengan penemuan sesosok orok dengan kondisi terkubur di area pemakaman umum kelurahan setempat.
Mayat bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut pertama kali ditemukan oleh Madani (55), Rabu (14/12/2016) sekitar pukul 08.00 WIB yang saat itu sedang membersihkan makam keluarganya. (Antara)
Baca Juga: Tragis! Petinju Ini Diduga Jadi Korban Pembunuhan Kartel Kriminal
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
Terkini
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!