Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]
Calon Wakil Gubernur Jakarta nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat beserta istri, Happy Farida tiba lebih dahulu tiba di acara Kampanye Rakyat pasangan petahana. Keduanya tiba di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat pukul 8.55 WIB.
Sebelum menaiki panggung Kampanye Rakyat, Djarot terlebih dahulu melayani pendukung yang meminta berjabat tangan hingga foto bersama.
Sebelum menyampaikan kata sambutan, Djarot juga menerangkan cagub Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telat datang ke Rumah Lembang.
"Semuanya semangat? Pak Basuki lagi perjalanan ke sini sebentar lagi datang. Ditunggu," ucap Djarot di posko pemenangan Ahok-Djarot, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2016).
Selanjutnya, Djarot menerangkan tema kegiatan hari ini adalah Kartu Jakarta One. Selain itu, ia juga mengatakan pasangan petahana yang akan berlaga di Pilkada Jakarta 2017 memiliki komitmen untuk memberantas korupsi dan pungutan liar.
"Karena salah satu penyakit yang cukup kronis di Republik Indonesia adalah penyakit korupsi. Pak Basuki pernah menjadi Bupati Belitung Timur. Saya pernah menjadi Wali Kota Blitar 10 tahun, dan bapak ibu bisa cek rekam jejak kita," kata Djarot.
Sekitar 10 menit Djarot bicara, Ahok yang sudah ditunggu-tunggu oleh pendukungnya akhirnya tiba pukul 9.05 WIB. Pendukung yang mengenakan pakaian kotak-kotak matanya semua tertuju kepada Ahok, terutama mereka yang duduk di belakang. Mereka seperti tak menghiraukan kata sambutan yang tengah disampaikan Djarot.
Mengetahui Ahok tiba, Djarot langsung menyudahi kata sambutan dan meminta pendukung menyanyikan lagu maju tak gentar.
"Selamat pagi bapak ibu semua. Pagi ini mohon maaf saya agak telat ad pengalihan jalan," kata Ahok menyapa para pendukung.
Komentar
Berita Terkait
-
Pilkada 2017, Djarot: Idealnya Persaingan Tak Dikotori Unsur SARA
-
Sandiaga Jelaskan Teknis Program 200 Ribu Wirausaha Baru
-
Timsen Agus-Sylvi Sayangkan Survei LSI Singgung Politik Uang
-
Jika Jadi Gubernur Lagi, Ahok Buat Klinik Kesehatan di Pasar
-
Tim Anies-Sandi Sindir Agus Yudhoyono Belum Siap Pimpin Jakarta
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya