Suara.com - Di bawah terik matahari tengah bolong, warga kampung Asia Baru, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat menunggu kedatangan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan.
Anies tiba di kampung tersebut mengenakan kemeja putih. Seperti biasa, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayan itu kembali menjelaskan visi-misi dan program unggulannya untuk Jakarta.
Mengawali kampanyenya, Anies mengatakan bahwa ada tiga program utama yang menjadi fokusnya memimpin Jakarta. Ketiga program utama tersebut adalah ketersediaan lapangan kerja, keterjangkauan harga kebutuhan pokok, serta pendidikan yang berkualitas, tuntas dan gratis.
"Kita bisa saja memberikan tunai atau program langsung melalui kartu-kartu, tapi semua itu tidak membangun masa depan. Kita tidak ingin pemerintah hanya mengurusi benda mati terus. Kita akan perhatikan masa depan warga Jakarta," kata Anies, Selasa (20/12/2016).
Selain menyampaikan visi-misinya, Anies juga membuka kesempatan warga untuk menyampaikan aspirasi. Salah satu aspirasi yang muncul dari warga adalah permasalahan air bersih. Seorang warga mengeluhkan akses air bersih yang semakin sulit di pemukiman padat tersebut.
Menanggapi aspirasi tersebut, Anies mengatakan akan melakukan pipanisasi secara meluas di Jakarta dan akan menjangkau kampung-kampung yang menjadi prioritas air bersih.
"Kita akan melakukan pipanisasi dan bagi warga yang kurang mampu akan dipasangkan akses air secara gratis. Lalu mereka yang punya rumah berukuran 70 m2 hanya akan membayar 20 persen," ujar Anies.
Ia melanjutakan, subsidi 80 persen, merupakan bentuk komitmen untuk menjaga kesehatan warga melalui aksesbilitas air bersih.
"Kita berharap akan ada peningkatan pengguna air bersih dari PAM dan terjangkau oleh warga," kata Anies.
Dalam kampanye itu juga, Anies mendengar keluhan warga soal pelayanan kesehatan.
"Saya kalau berobat ke rumah sakit pakai BPJS kadang nggak dilayani dengan baik dan lama banget dapat kamarnya," kata seorang ibu kepada Anies.
Menanggapi curhatan ibu itu, Anies mengatakan bahwa jika ia terpilih sebagai gubernur DKI Jakarya, mala pelayanan untuk pemegang Kartu Jakarta Sehat atau Badan Pengelola Jaminan Sosial Kesehatan akan mendapatkan hak yang sama.
"Dengan cara apa? tentunya dengan menambah kapasitas dan memberbaiki fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan Puskesmas," kata Anies.
Selain menambah dan meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan, Anies juga memiliki gagasan untuk menambah jumlah tenaga medis yang akan berkeliling ke kampung-kampung. Sebab, katan dia, tenaga medis door to door sangat membantu menjaga kesehatan warga.
Anies kemudian mencontohkan petugas jumantik yang memberi dampak pada berkurangnya penderita demam berdarah.
"Selama ini cuma petugas jumantik saja, nantinya akan ada petugas yang akan keliling ke rumah untuk memeriksa kesehatan warga dan mengantarnya ke rumah sakit jika diperlukan," kata Anies.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan