Wakil Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Sodik Mujahid meminta semua umat beragama untuk menjaga dan memelihara keamanan, kedamaian serta kemeriahan Hari Natal.
Hal itu menanggapi soal Fatwa Majelis Ulama Indonesia nomor 56/2016 tentang penggunaan atribut keagamaan non muslim termasuk Hari Besar keagamaan non muslim, seperti natal.
"Dengan cara menghormati perayaan Natal dengan syariah masing-masing agama, serta sesuai dengan budaya dan regulasi yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Sodik dalam pernyataannya, Rabu (21/12/2016).
Kemudian, dia meminta kepada ummat Kristiani untuk merayakan natal secara sempurna, dengann aman,nyaman, penuh suka cita dan kedamaian sesuai ketentuan agamanya dengan mempertimbangkan kebhinekaan agama, budaya dan regulasi di NKRI.
Dia juga meminta kepada aparat keamanan diminta untuk melipatgandakan penjagaan dan kewaspadaan, termasuk operasi inteljen untuk pencegahan dini.
"Sehingga tidak terjadi gangguan keamanan seperti bom dan lain-ain yang bukan hanya menggangu keamanan, tapi juga akan menimbulkan saling curiga dan saling tuduh, yang makin memperparah suasana kerukunan saat ini," kata Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya ini.
Selain itu, Sodik menambahkan, untuk menghindari keresahan dari internal karyawan muslim dan keresahan masyarakat umum, dan menghindari blow up situasi, maka kepada para pengusaha, diminta untuk tidak memaksa karyawan yang berbeda keyakinan/agama, mengenakan pakaian khas natal selama musim Natal dan tahun baru.
Selanjutnya, tambah dia, para pemuka agama, khususnya MUI dan alim ulama Islam, diminta untuk memberikan edukasi perihal kedudukan natal dalam Islam dengan cara yang jelas, gamblang, mendalam, dan bijak sehingga membangun semangat toleransi dan bukan membangun potensi konflik
Baca Juga: Ketua MUI: Hentikan Sweeping Atribut Natal
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Tatap Tourism 5.0, Kemenpar Beberkan 6 Tren Global dan 5 Program Unggulan Pariwisata 20252026
-
IPA PAM JAYA Terbakar! Api Lahap Bak Penampungan Air di Muara Karang, Diduga Akibat Percikan Las
-
Dirut BPJS: Polemik Penonaktifan PBI Sudah Selesai, 102 Ribu Pasien Kritis Direaktivasi
-
Kasatgas Tito: Pemerintah Percepat Rehabilitasi Sarana Pendidikan Pascabencana di Sumatera
-
Butuh Rp 15 Miliar, Menkes Budi Siap Aktifkan Lagi BPJS PBI 120 Ribu Pasien Kritis
-
Gus Ipul Sebut Dukungan Polri Percepat Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Rakyat
-
Gedung 40 Lantai untuk MUI di Bundaran HI, Demi Efektivitas atau Ada Makna Politiknya?
-
Ratapan Guru Madrasah Swasta, Gaji Cuma Rp300 Ribu per Bulan hingga Merasa Dianaktirikan
-
Detik-Detik Mengerikan Pesawat Smart Air Diburu Tembakan di Boven Digoel, 2 Pilot Tewas
-
Kasatgas Tito: Pengungsi Berkurang Signifikan dan Roda Ekonomi Kembali Berputar