Suara.com - Satu persatu petinggi Komite Olahraga Indonesia (KOI) dijadikan tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan dana sosialisasi Asian Games 2018. Kali ini, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menetapkan Bendara KOI, Anjas Rivai sebagai tersangka.
"Iya betul, yang bersangkutan sudah kami lakukan pemanggilan untuk diperiksa sebagai tersangka," kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat di Polda Metro Jaya, Jumat (23/12/2016)
Menurutnya setelah resmi dijadikan tersangka, pihaknya telah menjadwalkan pemamggilan kepada Anjas, Kamis (22/12/2016) kemarin. Namun, Anjas berhalangan untuk memenuhi panggilan penyidik karena beralasan sakit.
"Yang bersangkutan bersedia diperiksa pekan depan," katanya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argi Yuwono menyampaikan alasan penyidik menetapkan Anjas sebagai tersangka karena dianggap telah menyalahi prosedur soal proses lelang dalam dana sosialisasi Asia Games 2018.
"Kan saya sampaikan tidak sesuai dengan peraturan proses lelang yang berlaku. Dia (Anjas) juga terlibat," kata dia.
Sebelumnya, polisi telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus tersebut. Keduanya yakni Sekjen KOI Dody Iswandi dan seorang pengusaha pemenang tender, Ikhwan Agus. Kegiatan tersebut terindikasi tidak melalui proses lelang sehingga diduga melanggar aturan.
Keduanya dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 3 atau Pasal 4 atau Pasal 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Polisi juga masih menelurusi kemungkinan keterlibatan tersangka lainnya. Kegiatan itu sendiri berlangsung pada Desember 2015 di enam kota yakni Medan, Palembang, Banten, Surabaya, Makassar dan Balikpapan. Akibat kasus dugaan korupsi tersebut, negara dirugikan sebesar Rp5 miliar dari total anggaran untuk enam kegiatan yang mencapai Rp61 miliar.
Tag
Berita Terkait
-
Infrastruktur Asian Games 2018 Ditargetkan Selesai November 2017
-
Bangunan Infrastruktur Pendukung Asian Games 2018 Terus Digenjot
-
Sekjennya Jadi Tersangka Korupsi, KOI Siap Berikan Bantuan Hukum
-
Sekjen KOI Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi Asian Games 2018
-
Teknologi Asian Games Indonesia Lebih Bagus dari Korsel
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gus Ipul Pastikan Pendampingan dan Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Pati
-
Milad ke-84 Jusuf Kalla, Anies Baswedan: Ambon, Poso, dan Aceh Adalah 'Sidik Jari' Pak JK
-
Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak
-
JK Gelar Tasyakuran Milad ke-84, Sudirman Said: Pikiran Beliau Masih Sangat Diperlukan Bangsa Ini
-
Prabowo di Nganjuk: Bung Karno Milik Seluruh Bangsa, Bukan Milik Satu Partai Saja
-
Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!
-
Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia
-
Canda Prabowo ke Jumhur Hidayat di Nganjuk: Dulu Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri
-
Kelakar Prabowo saat Cari Dony Oskaria di Nganjuk: Menteri Saya Banyak Masuk RS Karena Kerja Keras
-
Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret