Suara.com - Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sesumbar dengan program unggulannya. Yaitu menciptakan 200 ribu lapangan kerja baru.
Menurut Sandiga, untuk merealisasikan program itu, mereka hanya butuh waktu satu periode atau 5 tahun saja.
”Kalau kita menawarkan program ya untuk satu periode saja, ngapain nawarin program tapi diselesaikan dua periode?” kata Sandiaga di Jakarta, Minggu (25/12/2016).
Sandiaga menjelaskan mengapa program 200 ribu lapangan pekerjaan baru itu dapat diwujudkan dalam tempo waktu lima tahun saja. Katanya, ia menargetkan 4-5 ribu UKM di setiap Kecamatan di Jakarta, dengan mengaktifkan 44 pos pengembangan kewirausahaan atau yang disebut One Kecamatan One Center Entrepreneur Center (OKE OCE).
"Kami tidak melepas begitu saja para wirausaha ini melainkan tetap melakukan mentoring dan pendampingan di setiap Kecamatan," ujar Sandiaga.
Sementara itu, menurut Anies, proses realisasi program OK OCE akan sangat menentukan keberhasilan program itu. Sebab, tambahnya, dari mentoring yang nantinya akan menggandeng perusahaan swasta, maka diharapkan terjadi konversi besar-besaran bagi para pengusaha kecil menjadi pengusaha menengah hingga pengusaha besar.
”Jika banyak wirausahawan yang berkembang maka peningkatan kesejahteraan merata ke seluruh lapisan masyarakat di Jakarta, khususnya mereka yang berada di kelas ekonomi menengah ke bawah,” kata Anies.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!
-
Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin
-
Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan
-
Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai
-
Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel
-
WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney
-
Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus
-
Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen
-
Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU
-
Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'