Dodi Triono dan anak-anaknya [Instagram Dianitagemma]
Kepolisian tengah mendalami latar belakang Dodi Triono (59), pengusaha yang dibunuh secara sadis di kediamaannya, Pulomas Utara, nomor 7A, Jakarta Timur.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penyidik telah memeriksa istri Dodi.
"(Istri korban) sudah interogasi kita lakukan," kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (28/12/2016).
Namun, Argo enggan menjelaskan istri Dodi yang keberapa yang telah dimintai keterangan. Dodi diketahui pernah menikah tiga kali. Menikah dengan Dewi (istri pertama), Almianda Saphira (istri kedua), dan Agnes (istri ketiga).
"Tentunya kita memprofiling korban ini dia itu siapa. Pekerjaannya apa. Kita sedang memprofiling untuk melihat bagaimana (kehidupan) korban," kata Argo.
Untuk sekarang, Argo belum dapat menyampaikan kesimpulan penyidik mengenai motif pembunuhan terhadap Dodi, apakah terkait persaingan bisnis atau bukan.
"Belum tahu (apakah ada persaingan bisnis atau tidak), nanti kami dalami," kata dia.
Selain itu, penyidik juga mencari keterangan dari saksi-saksi lain.
"Kita sedang mencari saksi dan akan menginterogasi dan memeriksa dengan harapan keterangan ini digunakan mencari pelaku," kata Argo.
Dodi ditemukan tak bernyawa bersama lima korban yang lain di satu kamar mandi rumahnya, Selasa (27/12/2016) pagi. Korban lain yaitu dua anaknya: Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amalia Calista Putri Pahlevi atau Amel (10 tahun, teman Dianita), Sugiyanto, dan Tasrok (40). Sugiyanto dan Tasrok adalah supir. Mereka disekap di dalam kamar mandi sejak Senin (26/12/2016) lalu.
Di lokasi yang sama, juga ditemukan lima orang yang masih hidup yaitu Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13 tahun, anak ketiga Dodi), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penyidik telah memeriksa istri Dodi.
"(Istri korban) sudah interogasi kita lakukan," kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (28/12/2016).
Namun, Argo enggan menjelaskan istri Dodi yang keberapa yang telah dimintai keterangan. Dodi diketahui pernah menikah tiga kali. Menikah dengan Dewi (istri pertama), Almianda Saphira (istri kedua), dan Agnes (istri ketiga).
"Tentunya kita memprofiling korban ini dia itu siapa. Pekerjaannya apa. Kita sedang memprofiling untuk melihat bagaimana (kehidupan) korban," kata Argo.
Untuk sekarang, Argo belum dapat menyampaikan kesimpulan penyidik mengenai motif pembunuhan terhadap Dodi, apakah terkait persaingan bisnis atau bukan.
"Belum tahu (apakah ada persaingan bisnis atau tidak), nanti kami dalami," kata dia.
Selain itu, penyidik juga mencari keterangan dari saksi-saksi lain.
"Kita sedang mencari saksi dan akan menginterogasi dan memeriksa dengan harapan keterangan ini digunakan mencari pelaku," kata Argo.
Dodi ditemukan tak bernyawa bersama lima korban yang lain di satu kamar mandi rumahnya, Selasa (27/12/2016) pagi. Korban lain yaitu dua anaknya: Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amalia Calista Putri Pahlevi atau Amel (10 tahun, teman Dianita), Sugiyanto, dan Tasrok (40). Sugiyanto dan Tasrok adalah supir. Mereka disekap di dalam kamar mandi sejak Senin (26/12/2016) lalu.
Di lokasi yang sama, juga ditemukan lima orang yang masih hidup yaitu Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13 tahun, anak ketiga Dodi), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy.
Suara.com -
Komentar
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker