News / Metropolitan
Minggu, 01 Januari 2017 | 19:30 WIB
Beberapa warga berpose di depan rumah Dodi Triono yang merupakan juga TKP perampokan dan pembunuhan, di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih, Jakarta Timur, Minggu (1/1/2017). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Rumah Dodi Triono, korban perampokan yang dilakukan oleh Ramlan Butarbutar bersama tiga orang rekannya, hingga saat ini masih menjadi objek foto yang menarik bagi sebagian orang.

Berdasarkan pantauan Suara.com, hari ini, Minggu (1/1/2017) misalnya, beberapa warga terlihat mampir di depan rumah yang terletak di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih, Jakarta Timur itu. Mereka rela turun dari kendaraan hanya untuk sekadar berfoto atau mengambil foto.

Bukan hanya itu, warga malah tak segan-segan juga meminta bantuan petugas yang tengah berjaga untuk mengambil foto mereka.

"Pak, minta tolong difotoin boleh Pak?" kata seorang bapak-bapak sambil menyodorkan handphone-nya, kepada salah satu polisi yang berjaga, Minggu (1/1).

Kemudian, bapak itu bersama beberapa anggota keluarganya pun berpose tepat di depan rumah almarhum Dodi. Sembari menerima HP sang bapak, petugas polisi itu pun menegur dengan nada bercanda.

"Kok senangnya foto di tempat angker, Pak?" ucap sang petugas polisi.

"Jarang-jarang, Pak," jawab bapak itu pula.

Selain sang bapak dan keluarganya, beberapa warga lain yang kebetulan lewat di depan rumah Dodi, juga terlihat berhenti dan mengabadikan foto.

Rumah itu sendiri hingga saat ini masih dipasangi garis polisi yang berarti bahwa setiap orang dilarang masuk ke dalam rumah tanpa izin dari polisi. Beberapa karangan bunga, salah satunya dari Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, juga masih terpampang di tembok pagar rumah.

Seperti diketahui, di rumah itulah almarhum Dodi bersama 10 orang lainnya menjadi korban kebengisan Ramlan Butarbutar bersama kawan-kawannya. Dodi bersama 10 orang lainnya, yakni Diona Arika Andra Putri, Dianita Gemma Dzalfayla, Zanette Kslila Azaria, Amel, Yanto, Tasrok, Emi, Santi, Fitriani dan Windy, disekap di dalam sebuah kamar mandi berukuran 1,5 × 1,5 meter persegi.

Dodi bersama dua orang anaknya yakni Diona dan Gemma, serta Amel (teman Gemma), Yanto dan Tasrok (sopir), kemudian ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Sementara Zanette (anak kedua Dodi), bersama Emi, Santi, Fitriani dan Windy, selamat dari peristiwa tersebut. Korban selamat hingga saat ini masih dalam perawatan medis.

Load More