Suara.com - Direktorat Narkoba Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia mengungkap jaringan peredaran sabu Nigeria, Tanzania, Malaysia, dan Indonesia.
Dua dari tiga tersangka ditembak mati karena melawan petugas ketika hendak ditangkap di daerah Kemayoran, Jakarta Pusat, beberapa waktu. Keduanya bernama Chukwuebulka Chornelis Ifemy (28) dan Ayogu Malachy Chiwetali (32). Kedua lelaki berasal dari Nigeria. Sedangkan, satu tersangka lagi berjenis kelamin perempuan bernama Kessy Lilian Venance (27) berhasil ditangkap hidup-hidup.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menekankan pemerintah Indonesia serius menangani kasus narkoba. Apalagi, saat ini bangsa ini sudah menjadi pasar narkoba internasional. Jika dibiarkan, bisa rusak generasi muda.
"Saya sudah sampaikan, agar jangan segan-segan dan jangan ragu melakukan tindakan sesuai dengan SOP bila bandar, termasuk warga negara asing, jaringan internasional, kalau yang bersangkutan membahayakan, jangan segan-segan bila perlu kita lakukan tindakan maksimal," kata Tito dalam konferensi pers di depan ruang jenazah Rumah Sakit Polri Said Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (6/1/2017).
Tito sengaja konferensi pers di depan kamar jenazah untuk memberikan pesan bahwa polisi tak main-main dalam menghadapi bandar narkoba, apalagi mereka yang melawan petugas.
"Saya perintahkan kepada jajaran narkoba, Dirnarkoba, polda-polda, jangan ragu-ragu, jangan segan-segan, jangan takut-takut, nanti yang takut-takut ya kita ganti. Ini sudah saya sampaikan ke seluruh jajaran," kata dia.
Pengungkapan jaringan asbu internasional lintas negara ini bermula dari penangkapan Kessy oleh Customs Narcotics Team Bea Cukai Soekarno Hatta di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (4/1/2017). Ketika itu dia mencoba menyelundupkan barang haram.
Kessy ditangkap dengan barang bukti awal 20 kapsul berisi sabu dengan berat total 138 gram, serta tiga gram ganja yang diselipkan di celana dalam. Selain itu, dia juga menelan 66 kapsul isi sabu.
Kessy membawa barang haram atas perintah pacar, Bross Edward. Bross merupakan warga negara Uganda yang tinggal di Malaysia.
Dari mulut Kessy, CNT Bea Cukai melakukan joint operation dengan Bareskrim Polri untuk melakukan controlled delivery Kessy ke tersangka Chukwuebuka di restoran cepat saji di Sarinah, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat. Chukwuebuka kemudian ditangkap di tempat itu. Lalu, dia diminta menunjukan jaringannya.
Sesampai di Kemayoran, Chukwuebuka melawan petugas untuk kabur. Akhirnya, dia tersungkur kena timah panas yang dilepaskan polisi.
Setelah itu, Kessy kemudian membawa polisi ke Ayogu. Ayogu kemudian dibekuk.
Saat Ayogu diminta menunjukkan jaringannya di Kemayoran, dia melawan petugas dan dilumpuhkan dengan tembakan.
Tersangka yang masih hidup dikenakan Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman dari penerapan pasal ini maksimalnya hukuman mati atau penjara seumur hidup.
Berita Terkait
-
Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba
-
Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa
-
Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera
-
Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Prabowo Bantah Keras! Indonesia Tak Pernah Janji Setor USD 1 Miliar ke Dewan Buatan Trump
-
Jangan Sampai Kehabisan! Masih Ada 587 Ribu Kursi Kosong KA untuk Arus Balik Lebaran 2026
-
Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi
-
Suasana Lebaran di Istana, Senyum Tipis Iriana Jokowi Foto Bareng Presiden Prabowo
-
Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran
-
Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah
-
Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?
-
Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran