Suara.com - Pebulutangkis ganda putri pelatnas, Greysia Polii untuk sementara akan dipasangkan dengan Rosyita Eka Putri Sari. Keputusan ini menyusul belum pulihnya sang partner, Nitya Krishinda Maheswari.
Nitya diperkirakan masih harus istirahat selama enam bulan pasca menjalani operasi lutut kanan pada Desember tahun lalu.
"Nitya akan siap bermain di level terbaik sekitar enam bulan. Tapi kalau untuk latihan, dua sampai tiga bulan (ke depan) sudah bisa latihan," kata pelatih ganda putri pelatnas, Eng Hian, dalam keterangan elektronik yang diterima Suara.com
"Nantinya Greysia kemungkinan saya persiapkan bermain dengan Rosyita," lanjut Eng Hian.
Pasangan Greysia/Rosyita akan memulai debut di Thailand Masters pada 7-12 Februari 2017. Terkait hal ini, Eng Hian mengaku belum memberikan target kepada mereka.
Namun, dia optimis bila Greysia/Rosyita mampu bersaing di peta persaingan ganda putri dunia.
"Turnamen pertama di Thailand. Tapi saya belum akan targetkan apa-apa karena kalau awal-awal gini biasanya saya lihat dulu performanya dulu. Nanti turnamen berikutnya baru kita lihat sejauh mana evaluasinya," paparnya.
"Kalau masalah teknis mungkin lebih gampang. Kalau untuk non teknis (yang agak susah), komunikasi yang harus keluar dari chemistry mereka berdua," sambungnya.
"Saya lihat sehari-hari mereka sering latihan bareng, latih tanding bersama-sama dan tipikal mereka baik Greysia dan Rosyita ada peluang untuk jadi pemain top dunia. Tapi ini kan hanya secara teknis, tapi untuk menuju itu ada banyak hal, mungkin nanti Rosyita yang akan lebih beban atau seperti apa jadi kita lihat saja nanti," pungkas Eng Hian.
Baca Juga: Barca Gagal Kalahkan 9 Pemain Bilbao, Bek Ini 'Ngamuk' ke Wasit
Sementara pasangan Rosyita sebelumnya, Della Destiara Haris akan diduetkan dengan pemain baru Apriani Rahayu. Mereka juga akan turun di Thailand Masters.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Merasa Dikriminalisasi, Roy Suryo dkk Ajukan Uji KUHP dan UU ITE ke Mahkamah Konstitusi
-
Detik-detik Mahasiswi Jogja Tabrak Motor Jambret Usai HP Dirampas, Pelaku Residivis Tak Berkutik
-
Prabowo Terima Audiensi 5 Pengusaha di Hambalang, Anthony Salim hingga Sugianto Kusuma Hadir
-
Jamdatun Narendra Gagal Hadir di Sidang Ekstradisi Paulus Tannos, KPK Ungkap Alasannya
-
Kecelakaan Maut di Palmerah, Pengendara Motor Hilang Kendali dan Jatuh Hingga Tewas di Tempat
-
Gus Ipul Instruksikan Jajaran Kemensos Kerja Berbasis Data dan Membumi
-
Menimbun Pangan atau Naikkan Harga Saat Ramadan? Bisa Dipenjara 5 Tahun Lebih!
-
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Negara Capai Rp 14 Triliun
-
Jabbar Idris Buka Muswil PPP Sulbar, Konsolidasi Partai Didorong Menuju Pemilu 2029
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan