Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Persatuan Pembangunan Sudarto berorasi [suara.com/Agung Sandi Lesmana]
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Persatuan Pembangunan Sudarto menilai elektabiltas calon gubernur Jakarta nomor urut satu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) makin melejit di tengah perkara penodaan agama yang menjerat Ahok.
"Justru kalau kita melihat kasus Pak Ahok masuk sidang elektabilitas Pak Ahok makin bagus, masyarakat evaluasi masyarakat tahu apa yang terjadi," kata Sudarto di sekitar Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2017).
Sudarto di sekitar Auditorium Kementerian Pertanian untuk memberikan dukungan moral kepada Ahok yang kini tengah menjalani sidang kelima dengan agenda pemeriksaan saksi pelapor.
Di lokasi tersebut, Sudarto berorasi di atas mobil komando.
"Begini kita hadir atas dasar kesadaran bukan kampanye. Komitmen kita mengawal memberikan support kepada Pak Ahok yang mana Pak Ahok sedang dapat musibah posisinya terzollim terduga penista agama," kata Sudarto yang mengenakan seragam partai.
"Justru kalau kita melihat kasus Pak Ahok masuk sidang elektabilitas Pak Ahok makin bagus, masyarakat evaluasi masyarakat tahu apa yang terjadi," kata Sudarto di sekitar Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2017).
Sudarto di sekitar Auditorium Kementerian Pertanian untuk memberikan dukungan moral kepada Ahok yang kini tengah menjalani sidang kelima dengan agenda pemeriksaan saksi pelapor.
Di lokasi tersebut, Sudarto berorasi di atas mobil komando.
"Begini kita hadir atas dasar kesadaran bukan kampanye. Komitmen kita mengawal memberikan support kepada Pak Ahok yang mana Pak Ahok sedang dapat musibah posisinya terzollim terduga penista agama," kata Sudarto yang mengenakan seragam partai.
Menurut Sudarto semua partai pendukung Ahok, PDI Perjuangan, Hanura, Nasdem, Golkar, dan PPP kubu Romahurmuziy tetap berjuang untuk memenangkan Ahok dan Djarot Saiful Hidayat maju ke pilkada Jakarta periode 2017-2022.
"Kita kesatuan tim solid kita tidak terpengaruh dengan status (Ahok terdakwa)," kata dia.
Sudarto yakini Ahok akan lepas dibebaskan dari semua jeratan hukum.
"Karena kita yakin Pak Ahok tidak bersalah dan hakim akan memutus bebas Pak Ahok," katanya.
Komentar
Berita Terkait
-
Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan
-
Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'
-
Pemuda Katolik Soroti Klarifikasi JK, Dinilai Perlu Lebih Efektif dan Tak Perlu Berulang
-
Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama
-
JK Meledak di Tengah Polemik Ijazah Jokowi dan Laporan Polisi, Apa yang Sedang Terjadi?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik