Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya Rachmawati Soekarnoputri mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto maju menjadi calon presiden di pemilu presiden tahun 2019.
"Saya kira baik beliau bisa maju lagi. Saya dukunglah supaya ada sedikit perbaikanlah dalam berbangsa dan bernegara. Dan saya yakin komitmen cukup dapat dipegang. Karena beliau tetap mempertahankan Pancasila dan UUD 45 yang asli, itu yang terutama, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika," kata Rachmawati usai menemui pimpinan DPR di gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (10/1/2017).
Prabowo sudah tiga kali maju menjadi calon presiden, namun semuanya gagal. Terakhir, pemilu tahun 2014, Prabowo dan Hatta Rajasa yang didukung Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Golongan Karya, kalah melawan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang didukung PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Hati Nurani Rakyat, dan Partai Nasional Demokrat.
Meski tiga kali gagal, Rachmawati yakin Prabowo akan menang di pemilu 2019 asalkan tidak dicurangi.
"Ya nggak apa-apa. Namanya kita nyoba, kan boleh. Ya Insya Allah-lah. Karena begini ya, kalau kita mau jujur, ini saya pribadi ya berpendapat, pemilu lalu penuh dengan kecurangan, jadi beliau dicurangi. Itu keyakinan saya. Dan mudah-mudan nanti pemilu yang bersih," kata dia.
"(Kecurangan terjadi pada) Penyedotan suara yang saya lihat. Dan banyak sekali kok. Saya bisa buktikan kok juga, sudah yang lalu. Dan mudah-mudahan tidak terjadi lagi," tambah putri Presiden Sukarno.
Berita Terkait
-
Dukung Gerakan Indonesia Asri, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Langsung Gerak Cepat
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Menyingkap Tabir Pertemuan Jumat Malam Prabowo Jamu 'Tamu Oposisi' di Kertanegara
-
Prabowo Peringatkan Skenario 'Kiamat' Perang Dunia III, Picu 'Nuclear Winter' Puluhan Tahun
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun