Suara.com - Beberapa bulan terakhir, calon wakil bupati Bekasi Ahmad Dhani lebih banyak berurusan dengan persoalan-persoalan di luar urusan pilkada Kabupaten Bekasi yang akan diselenggarakan 19 Februari 2017.
Persoalan yang diurus Ahmad Dhani, antara lain tentang kasus calon gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), kemudian kasus dugaan makar, serta kasus dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo yang kini membuatnya menjadi tersangka di Polda Metro Jaya.
Mengingat masa kampanye pilkada Kabupaten Bekasi sebentar lagi ditutup, Ahmad Dhani memutuskan untuk kembali fokus ke pilkada.
Melalui akun Twitter @AHMADDHANIPRAST, Ahmad Dhani menyatakan akan konsentrasi ke Kabupaten Bekasi.
"MOHON MAAF KEPADA MUSUH2 AHOK, SAYA KONSEN PILKADA KAB BEKASI DULU - ADP," tulis Ahmad Dhani.
Beberapa hari terakhir, Ahmad Dhani kampanye di beberapa tempat di Kabupaten Bekasi. Di antaranya, dia menyambangi warga di Desa Sriamur, Tambun Utara.
Dia mengunggah foto pertemuan dengan warga setempat di Twitter.
Ahmad Dhani berpasangan dengan calon bupati Sa'aduddin yang merupakan kader PKS. Pasangan ini didukung koalisi tiga partai yakni PKS, Partai Gerindra, dan Partai Demokrat.
Tag
Berita Terkait
-
Ahmad Dhani Terang-terangan Rendahkan Indonesian Idol: Kalau Enggak Ada Judika, Basi Lah!
-
Shafeea Di-bully Akibat Postingan Terkait Maia, Ahmad Dhani: Mereka Dungu dan Pelacur Konten
-
Ramai Dibahas gegara Ahmad Dhani, Apakah Jumat Kliwon Weton yang Bagus?
-
Syifa Hadju Diributkan Pakai Baju Terbuka, Ahmad Dhani: Dosa Ditanggung Desainer
-
Jadi Kakek Nenek, Beda Panggilan Maia Estianty dan Ahmad Dhani Sambut Cucu Pertama
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
DIY Catat Ribuan Kasus ODGJ Berat pada 2025, Mayoritas Usia Produktif
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Disidang Etik Gerindra Jumat Ini
-
Ibam Divonis 4 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Nadiem Makarim: Itu di Luar Nalar
-
Kejagung Pamerkan Tumpukan Uang Rp10,2 Triliun Setinggi 2 Meter Hasil Denda Kehutanan
-
Blok M Disorot! Polisi Dalami Jaringan Prostitusi Anak yang Diduga Libatkan Warga Negara Jepang
-
Tidak Ada Pertimbangan, Spontan Saja: Pengakuan Anggota BAIS TNI soal Penyiraman Andrie Yunus
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Calbee Ganti Kemasan Camilan Jadi Hitam Putih
-
Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat
-
Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan
-
Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan