Taman Margasatwa Ragunan akan ditutup untuk umum setiap hari Selasa, Jalan R. M. Harsono, tepatnya di depan Kementerian Pertanian, ditutup. Jalan tersebut ditutup karena setiap kali sidang kasus perkara dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dipakai untuk demonstrasi.
"Kami mohon maaf dan mohon pengertiannya dari masyarakat. Nanti akan dikomunikasikan untuk tiap hari Selasa ini tidak dibuka," kata Iriawan usai meninjau pengamanan sidang Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian, Selasa (10/1/2017).
Demonstrasi di depan gedung Kementerian Pertanian biasanya berlangsung dari pagi sampai petang.
Namun, kata Iriawan, penutupan jalan tersebut bersifat situasional.
"Namun, penutupan akses jalan tetap kami lihat perkembangan di lapangan. Apalagi, massa (yang mengawal sidang Ahok) jumlahnya berkurang, maka pola pengamanannya pun tentu lain lagi, sementara seperti ini dahulu," kata dia.
Secara terpisah, Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang dapat memaklumi permintaan polisi.
Namun, dia belum dapat menjelaskan kapan Ragunan ditutup untuk umum. Sebab, hal itu masih diskusikan di internal taman margasatwa.
"Polisi sudah koordinasi kok dengan pengelola, tapi nanti kami beritahukan lagi kapannya yah," kata Wahyudi ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat.
"Kami mohon maaf dan mohon pengertiannya dari masyarakat. Nanti akan dikomunikasikan untuk tiap hari Selasa ini tidak dibuka," kata Iriawan usai meninjau pengamanan sidang Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian, Selasa (10/1/2017).
Demonstrasi di depan gedung Kementerian Pertanian biasanya berlangsung dari pagi sampai petang.
Namun, kata Iriawan, penutupan jalan tersebut bersifat situasional.
"Namun, penutupan akses jalan tetap kami lihat perkembangan di lapangan. Apalagi, massa (yang mengawal sidang Ahok) jumlahnya berkurang, maka pola pengamanannya pun tentu lain lagi, sementara seperti ini dahulu," kata dia.
Secara terpisah, Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang dapat memaklumi permintaan polisi.
Namun, dia belum dapat menjelaskan kapan Ragunan ditutup untuk umum. Sebab, hal itu masih diskusikan di internal taman margasatwa.
"Polisi sudah koordinasi kok dengan pengelola, tapi nanti kami beritahukan lagi kapannya yah," kata Wahyudi ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Komentar
Berita Terkait
-
Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan
-
Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'
-
Pemuda Katolik Soroti Klarifikasi JK, Dinilai Perlu Lebih Efektif dan Tak Perlu Berulang
-
Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama
-
JK Meledak di Tengah Polemik Ijazah Jokowi dan Laporan Polisi, Apa yang Sedang Terjadi?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo
-
AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi
-
Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh
-
Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu
-
Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit
-
Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis
-
9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi