Djarot Saiful Hidayat di Cipinang [suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]
Calon wakil gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta dukungan moral dari warga Gang Manggar, Kelurahan Cipinang, untuk mengikuti debat antar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta yang akan diselenggarakan KPUD pada Jumat (13/1/2016).
"Saya mohon doa dan restu serta dukungan dari warga sini (Cipinang) untuk debat besok," kata Djarot di Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (12/1/2017).
Djarot mengatakan warga tidak perlu takut untuk mendukung Djarot dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dia ingin warga menggunakan hati nurani dalam memilih pemimpin.
"Tidak perlu takut jika memang di sini dukung kami, karena pilihan ada pada diri masing-masing. Saya juga tidak memaksa," kata Djarot.
Djarot mengakui semua program pemerintah belum tuntas, itu sebabnya dia berharap didukung untuk menuntaskannya pada periode kedua.
"Supaya ini benar-benar tuntas, Pak Basuki dan Pak Djarot mohon izin untuk menuntaskan lima tahun ke depan. Sekali lagi angan takut takut. Selama kita ada di jalan yang benar nggak usah takut," kata dia.
Pilkada Jakarta akan diselenggarakan pada 15 Februari 2017. Saat ini, masih masanya kampanye, yang sudah dimulai sejak 28 Oktober 2016 dan akan berakhir pada 11 Februari 2017.
"Saya mohon doa dan restu serta dukungan dari warga sini (Cipinang) untuk debat besok," kata Djarot di Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (12/1/2017).
Djarot mengatakan warga tidak perlu takut untuk mendukung Djarot dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dia ingin warga menggunakan hati nurani dalam memilih pemimpin.
"Tidak perlu takut jika memang di sini dukung kami, karena pilihan ada pada diri masing-masing. Saya juga tidak memaksa," kata Djarot.
Djarot mengakui semua program pemerintah belum tuntas, itu sebabnya dia berharap didukung untuk menuntaskannya pada periode kedua.
"Supaya ini benar-benar tuntas, Pak Basuki dan Pak Djarot mohon izin untuk menuntaskan lima tahun ke depan. Sekali lagi angan takut takut. Selama kita ada di jalan yang benar nggak usah takut," kata dia.
Pilkada Jakarta akan diselenggarakan pada 15 Februari 2017. Saat ini, masih masanya kampanye, yang sudah dimulai sejak 28 Oktober 2016 dan akan berakhir pada 11 Februari 2017.
Tiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur mengikuti bursa pilkada. Pertama, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang diusung Partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN. Kedua, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat yang mendapat dukungan dari PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai Nasdem.
Ketiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera.
Debat kandidat akan diselenggarakan KPU Jakarta dalam tiga sesi. Acara debat pertama akan dilakukan pada 13 Januari, debat kedua 27 Januari, dan debat ketiga pada 10 Februari 2017.
Ketiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera.
Debat kandidat akan diselenggarakan KPU Jakarta dalam tiga sesi. Acara debat pertama akan dilakukan pada 13 Januari, debat kedua 27 Januari, dan debat ketiga pada 10 Februari 2017.
Komentar
Berita Terkait
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi, Turun ke Bawah!
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
PDIP Pasang Badan untuk Pandji, Djarot: Negara Jangan Mudah Tersinggung Oleh Kritik
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Djarot 'Ngamuk': Korupsi Segede Gajah Lewat, Kenapa Hasto dan Tom Lembong yang Cuma 'Kutu' Dihajar?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat