Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-18 Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) di Jakarta, Minggu (15/1/2017).
Presiden Jokowi yang mengenakan kemeja batik lengan panjang tiba di lokasi acara di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.00 WIB.
Selain Ketua Umum PKPI AM Hendropriyono dan pimpinan partai yang lain, juga tampak hadir sejumlah anggota Kabinet Kerja antara lain Mendag Enggartiasto Lukita, Menteri LHK Siti Nurbaya, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Wamen ESDM Archandra Tahar, dan Seskab Pramono Anung.
Juga tampak hadir Jaksa Agung M Prasetyo, mantan Ketua Umum PKPI dan mantan Kepala BIN Sutiyoso, mantan Wapres Try Sutrisno, dan Ketua Umum PAN/Ketua MPR Zulkifli Hasan.
Sebelumnya Sekjen Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PKPI, Imam Anshori Saleh menyampaikan bahwa Presiden Jokowi akan memberikan amanat dalam acara itu.
"Ini kabar yang sangat menggembiarakan, Bapak Presiden Jokowi sudah berkenan hadir dan memberikan amanat di acara tersebut. Beliau sudah konfirm," katanya di Jakarta , Sabtu (14/1).
Imam menambahkan PKPI tidak hanya mengundang Presiden Jokowi saja, partainya juga mengundang sejumlah pimpinan partai politik lainnya.
Menurut Imam, HUT Ke-18 PKPI menjadi momen yang akan menegaskan platform sekaligus garis perjuangan ke depan.
"Platform politik ini penting kami sampaikan karena akan menjadi identitas kami di pentas politik nasional," paparnya.
Baca Juga: Jokowi Akan Ikut Kejuaraan Panahan Bogor Terbuka 2017
Garis perjuangan PKPI meliputi pengembangan nasionalisme bangsa Indonesia yang berdaulat dalam politik, mandiri dalam ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.
"PKPI menolak ideologi komunisme, atheis dan menolak neoliberalisme anarkis, terorisme dan radikalisme," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK