Suara.com - Pakar Bahasa Tubuh (gestur), Monica Kumalasari menyarankan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono, tidak terlalu mendominasi pasangannya, Sylviana Murni saat debat kedua Pilkada DKI 2017 pada, Jumat (27/1/2017).
Hal itu disampaikannya, karena pada debat pertama, putra mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut tidak memberikan kesempatan yang banyak kepada Sylvi.
"Sekarang ini media sosial sedemikian rupa bisa mem-bully seseorang juga. Masukan saya untuk cagub nomor satu, seperti Agus dominasinya agak dikurangi," kata Monica dalam diskusi bertajuk 'Menakar Kapabilitas Kandidat Lewat Evaluasi Debat Pertama' di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (21/1/2017).
Monica, pakar bahasa tubuh berbasis sains yang mendapat lisensi dari Paul Ekman, mencontohkan sikap dominasi Agus dalam debat pertama. Katanya, hal itu tercermin pada segmen pertama yang hendak berganti menuju ke segmen kedua.
"Seperti pada segmen satu ke segmen dua, Ira (Koesno--moderator debat pertama) belum selesai kasih pertanyaan, dan sebenarnya pertanyaan itu tidak diberikan ke Agus tapi ke paslon dua, sampai Ira bilang sabar Pak Agus. Saya sarankan dominasinya agak dikurangin," katanya.
Dia juga mencermati nada pembicaraan putra sulung SBY itu saat pelaksanaan debat pertama, 13 Januari lalu. Menurutnya, terkadang Agus menampilkan nada-nada tinggi ketika berbicara, dan seolah-olah terbawa perasaan.
"Mungkin juga karena lebih muda, ketika dikasih pertanyaan oleh paslon lain, nadanya cenderung tinggi. Itu agak mengurangi penilaian masyarakat, bahwa kata-katanya kok jadi baper (bawa perasaan)," katanya.
Sementara itu, untuk pasangan Agus, Sylviana Murni, Wanita yang masuk dalam tiga orang Indonesia yang mendapatkan lisensi dari Paul Ekman tersebut, menyarankan agar lebih mengurangi cerita-cerita. Pasalnya, waktu yang disediakan tidak terlalu lama.
"Kepada Sylvi, story-nya dikurangi," kata Monica.
Baca Juga: Renang dari Pulau Karya ke Pulau Panggang, Sandi Butuh 20 Menit
Untuk diketahui, debat kedua dalam rangka rangkaian masa kampanye pemilihan kepala daerah DKI Jakarta akan dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2017 mendatang.
Adapun tema yang akan diangkat dalam debat kedua ini adalah Reformasi Birokrasi dan Penataan Kawasan Perkotaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan
-
Isu Pencaplokan Gojek, Legislator PDIP: Komisi VI akan Panggil Danantara