Suara.com - Jorge Lorenzo bantah punya misi 'rahasia' terkait kepindahan ke Ducati. Misi itu rumornya untuk membuktikan lebih baik performanya ketimbang mantan rekan setimnya di Yamaha, Valentino Rossi.
Seperti diketahui, saat memutuskan pindah dari Yamaha ke Ducati pada tahun 2011, prestasi Rossi benar-benar tenggelam. Di tahun pertamanya bersama Ducati, The Doctor--julukan Rossi--hanya sekali naik podium.
Podium itu didapatnya setelah menempati posisi ketiga Grand Prix Prancis di Sirkuit Le Mans, di bawah duo Honda, Casey Stoner dan Andrea Dovizioso. Di akhir musim 2011, Rossi hanya menempati peringkat ketujuh.
Di musim keduanya dengan Ducati, prestasi Rossi terbilang tidak meningkat signifikan. Tercatat dia hanya dua kali naik podium, dan lagi-lagi tanpa sekalipun memenangi balapan.
Kedua podium itu didapatnya di GP Prancis dan San Marino di Sirkuit Misano; masing-masing finis di urutan kedua. Dan di akhir musim 2012, prestasi Rossi hanya naik satu tingkat dibanding musim sebelumnya.
Sebagai seorang pebalap besar, prestasi yang menurun drastis itu membuat Rossi 'stres'. Dan di musim 2013, pebalap kelahiran Urbino, Italia, 16 Februari 1979, memutuskan balik ke Yamaha.
Kini, di musim 2017, Rossi tak lagi bertandem dengan Lorenzo. Sang partner memutuskan mencari tantangan baru di Ducati.
Lorenzo memastikan tujuannya pindah ke pabrikan motor Italia itu murni mencari tantangan dan pengalaman baru. Dia menampik rumor kepindahannya disertai ambisi ingin membuktikan prestasinya lebih baik daripada Rossi di Ducati.
Maklum saja, kedua pebalap diketahui memiliki hubungan yang 'panas' di dalam maupun di luar lintasan. Namun, Lorenzo mengatakan, tidak relevan membandingkan era dimana Rossi bersama Ducati dengan Ducati yang sekarang ini.
Baca Juga: Yamaha Kenalkan All-New R15, Makin Trengginas
Menurutnya, performa motor Ducati Desmosedici saat ini meningkat tajam dibanding saat Rossi bersama pabrikan yang berbasis di Bologna, Italia, itu.
"Misi saya bukanlah untuk mencoba lebih baik prestasinya daripada Valentino," kata Lorenzo, 29 tahun, seperti dikutip dari Motorsport. "Sekarang ini periodenya berbeda dengan orang-orang yang berbeda pula di Ducati."
"Kini, dari segi motor, ban, dan era juga berbeda. Para pebalap dan teknisinya juga berbeda. Saya tidak ingin mengkomparasikan diri saya dengan apa yang terjadi dengan Ducati di masa lalu."
"Tidak ada orang yang tahu masa depan seperti apa, tapi saya yakin tidak akan gagal. Saya tidak tahu kapan saya bisa mencapai level terbaik, tapi saya yakin cepat atau lambat saya akan sangat kompetitif dan memenangi balapan," pungkasnya.
Balapan MotoGP 2017 akan dimulai 26 Maret mendatang di Sirkuit Losail, Qatar. Musim lalu, Lorenzo menjadi 'raja' di lintasan sepanjang 5,380 km ini, disusul kemudian oleh Andrea Dovizioso (Ducati) dan Marc Marquez (Honda).
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan