Suara.com - Andrea Dovizioso tidak ingin menganggap kedatangan juara dunia MotoGP tiga kali, Jorge Lorenzo, ke Ducati sebagai beban. Sebaliknya, Dovizioso, menganggap kehadiran rekan barunya itu sebagai momen untuk mencuri ilmu.
Lorenzo memutuskan hijrah ke Ducati dari Yamaha pada pertengahan April lalu. Pebalap asal Spanyol tersebut dikontrak selama dua musim, dimulai pada tahun ini.
"Saya bersemangat karena kehadiran Jorge jelas jadi tantangan yang berat," kata Dovi, sapaan akrab Dovizioso, usai mengikuti peluncuran motor Ducati yang dipersiapkan untuk turun di ajang MotoGP 2017 di Bologna, Italia, Jumat (20/1/2017).
"Ini akan jadi tantangan sulit karena saya tahu Jorge dengan baik. Tapi, saya merasa juga dalam situasi yang bagus dalam karier. Saya sudah 30 tahun, tapi saya merasa dalam momen terbaik dalam karier. Saya merasa lebih kompetitif daripada sebelumnya."
"Di usia 30 tahun saya masih bisa belajar sesuatu dari semua orang, dan dalam hal ini, dari Jorge. Tentu saja dia memiliki karakter yang berbeda, tapi saya senang bisa menganalisis, mempelajari dia, untuk berkembang," papar Dovi.
Musim lalu, mantan pebalap Repsol Honda ini bertandem dengan kompatriotnya dari Italia, Andrea Iannone, yang kini hijrah ke Suzuki, menggantikan Maverick Vinales yang mengisi posisi yang ditinggalkan Lorenzo di Yamaha.
Di musim lalu pulalah Dovi meraih kemenangan perdananya di kelas MotoGP. Ketika itu, Dovi tampil perkasa dengan finis pertama pada Grand Prix Malaysia di Sirkuit Sepang, 30 Oktober 2016. (Crash)
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini
-
Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total
-
AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump
-
Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Keras TNI: Bukan Revitalisasi, Ini Darurat Reformasi!
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk
-
Sepekan Jalan Kayu Mas Utara Ambles, Warga Pulogadung Waswas Menanti Perbaikan
-
Mahfud MD Sebut KPK Pintar dan Cerdik Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Usut Pelecehan Seksual Juri Tahfidz TV Syekh AM, Komisi III DPR Bakal Panggil Korban ke Parlemen
-
Komnas HAM Sebut Pemulihan Andrie Yunus akibat Penyiraman Air Keras Butuh Waktu 6 Bulan
-
Usut Kebrutalan Oknum TNI, Komnas HAM Kantongi Laporan Medis Andrie Yunus dari Tim Dokter RSCM