Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menanggapi keluhan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyebut juru fitnah dan penyebar hoax berkuasa dan merajalela di negeri ini. Menurut Wiranto keluhan SBY itu ditujukan kepada Tuhan, bukan sindiran terhadap pemerintah yang berkuasa saat ini.
"Nggak lah, itu kan cuitan beliau kepada Tuhan kan. Kepada Tuhan mengeluhnya beliau," kata Wiranto saat ditemui di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (23/1/2017).
Wiranto menyatakan kondisi di tanah air dalam keadaan aman dan terkendali. Bahkan termasuk di daerah rawan konflik, seperti Papua kondisi dan situasi di sana pun aman.
"Sekarang begini saja, apa orang kalau malam-malam ke Mal merasa aman atau tidak? Ya aman kan. Apakah jika seseorang akan ke Papua merasa khawatir bahwa di sana tidak aman? Jadi kita lihat realitas lah," ujar dia.
Wiranto menuturkan, seseorang boleh prihatin atas situasi keamanan, namun tidak perlu menjadi ketakutan.
"Kita boleh prihatin ya, tapi jangan sampai kita menimbulkan sesuatu perasaan waswas yang berlebihan," tutur dia.
Dia menambahkan, pemerintah tengah gencar melakukan pembangunan, dan mengalami tantangan, hambatan. Hal ini juga terjadi disetiap era kepemimpinan Presiden.
"Saya sudah mengalami mendampingi empat Presiden. Biasa dalam setiap era pasti ada satu kondisi yang fluktuatif, kondisi yang kadang-kadang ada hambatan, tantangan di sana. Termasuk pada era saat ini pun kita masih menghadapi ancaman, hambatan dan tantangan yang sama. Tapi kami bisa menjalani dengan baik," kata dia.
Baca Juga: Curhat SBY Viral, Cuitan Netizen Ini Bikin Ngakak
"Asalkan kita bersatu sebagai bangsa, semua pihak merasa memiliki negeri ini dan berkewajiban menjaganya, saya kira kita aman-aman saja".
Sebagaimana diketahui, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono mengeluh soal hoax dan fitnah marak terjadi di media sosial belakangan ini. Hal itu disampaikan SBY melalui akun twitternya.
"Ya Allah, Tuhan YME. Negara kok jadi begini. Juruu fitnah & penyebar hoax berkuasa & merajalela. Kapan rakyat & yg lemah menang? *SBY*," cuit SBY di Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
Terkini
-
Sydney Siaga Campak! Turis yang Baru Kembali dari Indonesia Diduga Jadi Pemicu
-
Soal Revisi UU Pemilu, Puan: Fokus Urusan Rakyat Terlebih Dahulu Sebelum Bicara Politik 2029
-
Geopolitik Memanas, Status Siaga 1 TNI Belum Punya Batas Waktu
-
Pakar Hukum Pidana: Tak Logis Pertamina Ditekan Satu Orang untuk Sewa Terminal BBM Merak
-
Iran Rusak Sistem Keamanan Udara Israel, Rezim Zionis Kocar-kacir Sulit Halau Rudal 'Kiamat'
-
Praperadilan Tudingan Sumpah Palsu Direktur PT WKM, Ahli Sebut Ada Cacat Formil
-
Kontroversi Abu Janda di TV, Pengamat Media: Industri Televisi Terjebak Sensasionalisme
-
55 Ribu Guru Sudah Dilatih, Menteri Dikdasmen Umumkan Coding dan AI Akan Jadi Pelajaran Wajib
-
Pemburuan Terbesar Sejak 98: 700 Anak Muda Diproses Usai Demo Agustus 2025
-
Dulu Lokasi Perang Dunia II, Menhan Bakal Sulap Morotai Jadi Pusat Latihan Militer Kelas Dunia