Suara.com - Juru Bicara ormas FPI Slamet Maarif menilai ada kepentingan politik di balik banyak laporan yang dituduhkan kepada pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab. Menurutnya, banyak tuduhan tindak pidana yang dilaporkan untuk menjatuhkan Rizieq sebagai ulama.
"Pasti ada aktor politisnya lah. Banyak yang nggak suka sama beliau. Makanya cara-cara seperti ini dilakukan untuk menjatuhkan habib," kata Slamet ketika dihubungi suara.com, Kamis (26/1/2017).
Dia juga mengaku pihaknya tidak khawatir adanya banyak pihak yang mempolisikan Rizieq dengan berbagai tuduhan.
"Nggaklah. Ngapain juga. Kan ini hanya akal-akalan orang saja. Kami nggak cari popularitas," kata Slamet.
Dia mengaku pihaknya siap menghadapi sejumlah perkara yang kini menjerat Rizieq. Termasuk adanya dugaan penyerobotan tanah di kawasan Megamendung, Bogor, yang tengah diusut Polda Jawa Barat
"Beliau nggak masalah kalau dilaporkan. Bahkan kami tak takut jika diproses hukum pun. Kegiatan tetap berlangsung seperti biasa. Tak masalah. Ada lagi tuh kasus dugaan penyerobotan tanah. Aduh, kami kan punya sertifikat resmi. Kayak dibuat buat saja," kata Slamet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat
-
833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar
-
Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan
-
PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan
-
Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia
-
Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara
-
Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!