Massa GNPF MUI berkumpul di komplek Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan, Rabu (1/2/2017). [Suara.com/Welly Hidayat]
Sekitar dua ribu laskar kabarnya akan mendatangi Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (1/2/2017). Aksi tersebut untuk memberikan dukungan moral kepada pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab, Sekretaris Jenderal FPI Munarman, dan Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir yang akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan pemufakatan makar.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan konsentrasi massa di depan Polda Metro Jaya berpotensi mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas.
Untuk menanganinya, polisi lalu lintas akan menerapkan sistem pengalihan jalur.
"Pengalihan arus nanti situasional," kata Argo di Polda Metro Jaya.
Situasional yang dimaksud Argo adalah pengalihan dilakukan hanya jika diperlukan.
"Itu situasional maksudnya, jika massa banyak, kita lakukan (pengalihan arus). Tapi kalau masih bisa buka tutup kita lakukan," kata dia.
Polisi sudah berkoordinasi dengan koordinator aksi agar selama berlangsung penyampaian pendapat tetap mengikuti aturan, misalnya jangan menutup semua jalur cepat dan lambat.
"Kami sudah koordinasikan ke masa untuk tidak lakukan hal tidak baik, taati rambu dan tidak ganggu ketertiban umum," kata dia.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan konsentrasi massa di depan Polda Metro Jaya berpotensi mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas.
Untuk menanganinya, polisi lalu lintas akan menerapkan sistem pengalihan jalur.
"Pengalihan arus nanti situasional," kata Argo di Polda Metro Jaya.
Situasional yang dimaksud Argo adalah pengalihan dilakukan hanya jika diperlukan.
"Itu situasional maksudnya, jika massa banyak, kita lakukan (pengalihan arus). Tapi kalau masih bisa buka tutup kita lakukan," kata dia.
Polisi sudah berkoordinasi dengan koordinator aksi agar selama berlangsung penyampaian pendapat tetap mengikuti aturan, misalnya jangan menutup semua jalur cepat dan lambat.
"Kami sudah koordinasikan ke masa untuk tidak lakukan hal tidak baik, taati rambu dan tidak ganggu ketertiban umum," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
Tak Cukup Utus Menlu, Habib Rizieq Desak Prabowo Sampaikan Duka Cita Terbuka untuk Ali Khamenei
-
Tolak Komando AS di BoP! FPI Desak Prabowo Batalkan Rencana Kirim 8 Ribu TNI ke Gaza
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026