News / Nasional
Kamis, 02 Februari 2017 | 12:22 WIB
Menko bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan mengunjungi Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (23/1). (Antara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengaku belum tahu Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Panjaitan menemui Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin di kediamannya, Koja, Jakarta Utara, Rabu (1/2/2017) malam.

Dia mengatakan Luhut akan melaporkan pertemuan tersebut kepadanya hari ini di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/1).

"Belum, mungkin nanti siang baru lapor," kata Jokowi saat ditemui usai membuka Konfrensi Forum Rektor se-Indonesia di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Kamis (2/2/2017).

Menurut Jokowi, Luhut datang menemui Ma'ruf Amin atas inisiatif sendiri. Jokowi pun tak mempersoalkan itu.

"Ya, inisiatif-inisiatif setiap Menteri, Menko (Menteri Koordinator) saya kira kan baik untuk kebaikan negara. Nanti siang kami bertemu," ujar dia.

Sebagaimana diketahui, Luhut datang menemui Ma'ruf Amin bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan, dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddhy Lhaksmana.

Melalui keterangan tertulisnya, Kapolda Metro Jaya M. Iriawan‎ mengatakan bahwa pertemuan tersebut merupakan kegiatan silahturahmi. Dia menuturkan, Ma'ruf juga berkomitmen menjaga situasi agar kondusif.

Sebelumnya dalam persidangan perkara dugaan penistaan agama pada Selasa (31/1/2016) lalu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai terdakwa menyatakan akan memproses Ma'ruf secara hukum karena dinilai berbohong dalam memberikan kesaksian di pengadilan. Ahok menduga Ma'ruf memihak pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI nomor urut 1, yakni Agus-Sylvi.

Ahok menilai Kesaksian Ma'ruf memberatkan dirinya. Tim kuasa hukum Ahok pun juga mencecar Ma'ruf tentang hubungannya dengan Ketua Umum partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Ma'ruf dianggap menyembunyikan latar belakangnya yang pernah menjabat Dewan Pertimbangan Presiden di era SBY.

Baca Juga: Siapa Sesungguhnya Orang yang Bisa Larang Jokowi Ketemu SBY?

Load More