Suara.com - Juara dunia MotoGP 2013, 2014 dan 2016 dari tim Repsol Honda, Marc Marquez, menyebut pebalap tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales, sebagai salah satu pesaing terberat di MotoGP musim ini. Selain Vinales, Marquez juga menyinggung rekan Vinales, Valentino Rossi, serta dua pebalap tim Ducati yaitu Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo.
"Duo Yamaha (Vinales dan Rossi) akan jadi pesaing terkuat. Vinales terlihat sangat cepat selama tes (di Sepang), dan Rossi sangat berpengalaman," kata Marquez, saat pengumuman tim Repsol Honda untuk MotoGP musim 2017, Jumat (3/2/2017), di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Seperti diketahui, para pebalap MotoGP baru saja menyelesaikan tes resmi pertama di Sirkuit Sepang, Malaysia. Tes tersebut berlangsung selama tiga hari, dari 30 Januari hingga 1 Februari.
Selama tes, Vinales nyatanya berkali-kali mencatatkan fastest lap (waktu putaran tercepat) di Sepang. Pada hari pamungkas, duet baru Rossi itu juga menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 59,368 detik.
Marquez sendiri ada di posisi kedua dengan pautan waktu 0,138 detik. Berturut-turut di belakangnya ada Dovizioso dari tim Ducati (selisih waktu 0,185 detik), Dani Pedrosa dari Repsol Honda (0,210), lalu Rossi (0,221).
"Tim Ducati juga terlihat kuat sepanjang tes," lanjut Marquez.
"Tapi, ini saatnya kami berkonsentrasi di tim kami dan di motor kami sendiri, dan mencoba menemukan paket terbaik untuk motor. Selanjutnya, kita lihat saat musim berlangsung. Ini masih waktunya berkonsentrasi di garasi kami sendiri," tutup Marquez.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Prabowo Dijadwalkan Bertemu Donald Trump di AS, Bahas Tarif Impor dan Board of Peace
-
Kemensos - BGN Matangkan Program MBG Lansia dan Disabilitas