Suara.com - Anggota Parlemen Afrika Selatan (Afsel) dari kubu "Pejuang Pembebasan Ekonomi", terlibat baku hantam dengan petugas keamanan, jelang Presiden Jacob Zuma memberikan pidato, Kamis (9/2/2017).
"Pejuang Pembebasan Ekonomi" (EFF; Economic Freedom Fighters) merupakan organisasi politik yang mendapatkan jatah kursi di parlemen Afsel. Mereka dikenal sebagai salah satu pihak oposisi radikal terhadap Presiden Zuma.
Baku hantam tersebut, seperti diberitakan Independent.co.uk, bermula saat Presiden Zuma akan memberikan pidato tahunan tentang ekonomi dan situasi nasional. Anggota EFF lantas meneriaki sang presiden agar tak berpidato.
Karena situasi semakin tak terkendali, petugas keamanan parlemen lantas menggiring seluruh anggota EFF keluar ruangan sidang paripurna.
Namun, upaya petugas keamanan mendapat perlawanan. Seluruh anggota EFF melawan petugas keamanan dengan melayangkan tinju. Selain itu, mereka juga berupaya memukul petugas keamanan memakai helm plastik.
Ketika perlawanan EFF mereda, giliran anggota Aliansi Demokratik, kubu oposisi terbesar dalam parlemen, menyatakan "walk out" sebagai bentuk protes terhadap Presiden Zuma.
Saat anggota Aliansi Demokratik keluar ruangan, giliran anggota partai berkuasa, yakni Partai Kongres Nasional Afrika, meneriaki kubu oposisi.
Setelah perlawanan dari dua kubu oposan itu mereda, Presiden Zuma akhirnya naik podium untuk berpidato sembari tertawa.
"Akhirnya," tutur Zuma seraya tertawa ketika mengawali pidatonya.
Baca Juga: DPR: e-KTP dari Kamboja dan Laos Bukan untuk Curangi Pilkada
Untuk diketahui, Presiden Zuma kekinian tengah menghadapi desakan untuk mundur dari kubu oposisi parlemen maupun masyarakat sipil.
Zuma dinilai tidak lagi laik menjadi presiden lantaran tersangkut skandal korupsi. Selain itu, kesehatan Zuma yang dinilai menurun juga menjadi faktor lain dirinya didesak mundur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba