Suara.com - Sebuah pengadilan di Afrika Selatan menjatuhkan sanksi denda terhadap seorang perempuan sebesar 150.000 rand atau sekitar 10 ribu dolar Amerika Serikat. Perempuan itu melakukan penghinaan rasis terhadap orang kulit hitam.
Perempuan itu menyamakan sosok orang kulit hitam Afrika dengan hewan monyet. Hukuman denda ini termasuk langka, sebab bertahun-tahun Afrika selatan memang selalu menjadi korban rasis dan apartheid.
Kasus ini bermula saat African National Congress (ANC) melaporkan seorang mantan agen properti, Penny Sparrow karena menghina dengan nada rasis di akun Facebooknya. Dia mengatakan orang kulit hitam membuat pantai kotor. Orang kulit hitam disebut sebagai monyet liar.
Atas kelakuannya itu, Sparrow diminta membayar denda dalam waktu 60 hari dimulai Jumat (10/6/2016) kemarin.
Sebelumnya ada insiden serupa, Ekonom Standard Bank Chris Hart mengundurkan diri setelah ia berkicau di Twitter Januari lalu karena menghina orang kulit htam. Selain itu ada hakim senior berkulit putih, Mabel Jansen secara terbuka menghubungkan budaya orang kulit hitam dengan kasus pemerkosaan. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil