Suara.com - Tito Rabat batal ikut tes pramusim di Sirkuit Phillip Island, Australia, 15-17 Februari 2017. Tim Estrella Galicia 0,0 Marc VDS pun hanya diperkuat pebalap tuan rumah, Jack Miller, dalam tes pramusim kedua tahun ini.
Juara dunia Moto2 2014 itu menderita retak tulang tangan dan kaki kanan. Cedera tersebut menyusul kecelakaan yang dialami Rabat di tikungan 11 di Sirkuit Sepang, Malaysia, awal bulan ini.
Namun, cedera di lutut kirilah yang menyebabkan pebalap Spanyol ini melewatkan tes selama tiga hari di Phillip Island.
Ahli bedah mampu menutup luka tersebut tanpa harus lakukan cangkok kulit, dan meskipun telah menjalani program ketat fisioterapi, Rabat belum pulih dan belum bisa beraksi di Australia.
"Tito telah bekerja keras untuk bisa fit tampil dalam tes di Phillip Island, setelah mengalami cedera di Malaysia," kata Manajer Tim Estrella, Michael Bartholemy, seperti dikutip dari Crash.
"Sementara patah tulangnya belum sembuh dengan baik, cedera lutut merupakan cerita yang berbeda sama sekali."
"Meski menjalani fisioterapi secara intensif, tapi jahitan berisiko terbuka--dengan bahaya bisa muncul infeksi--jika dia berpartisipasi dalam tes di Phillip Island."
"Inilah kenapa kami membuat keputusan bersama-sama dengan Tito untuk memberinya lebih banyak waktu untuk pulih menjelang tes di Qatar, daripada berisiko terluka di Australia. Ini keputusan yang tepat untuk dia dan tim," pungkas Bartholemy.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri