Suara.com - Semburat senja dan percik hujan menambah kesan sunyi dan kelengangan di Wisma Proklamasi Nomor 41, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2017) petang. Wisma itu, sejak empat bulan terakhir, disulap menjadi pos komando (posko) kemenangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.
Padahal, sehari sebelumnya, Selasa (14/2), keriuhan menyelimuti posko pemenangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI nomor urut satu tersebut. Orang-orang yang berlalu-lalang di posko itu juga menunjukkan paras penuh optimisme: patronnya akan menang.
Suasana sepi di wisma itu sebenarnya mulai terjadi sejak Rabu siang. Persis ketika sejumlah lembaga survei memunculkan hasil hitung cepat yang memprediksi Agus-Sylvi kalah telak dari dua kandidat lain karena memeroleh angka belasan persen.
"Kita tunggu Komisi Pemilihan Umum Daerah Jakarta. Sabar saja dulu," kata Syarif, yang baru saja tiba di Wisma itu kepada wartawan.
Namun, harapan Syarif itu lucut setelah sang “Pangeran Cikeas”, Agus Harimurti, mendadak memberikan konferensi pers di wisma terebut, Rabu sekitar pukul 21.00 WIB.
"Secara kesatria dan lapang dada, saya menerima kekalahan saya dalam Pilkada DKI Jakarta. Sekali lagi, secara kesatria dan lapang dada saya menerima kekalahan saya,” tegas Agus dengan nada bergetar, yang disambut isak tangis banyak tim pemenangannya.
Pernyataan kekalahan tersebut sontak menjadi alarm banyak pihak: Trah politik “Keluarga Cikeas” terancam luntur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Iran Tantang Donald Trump: Siap 'Sambut' Militer AS di Selat Hormuz
-
Kisah Pak Minta: Curi Labu Siam Demi Menu Buka Puasa Ibu yang Renta hingga Tewas Dipukuli Tetangga
-
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
-
Vidi Aldiano Berpulang, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda Berbakat
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!