Suara.com - Polisi Malaysia menyatakan satu unit di sebuah kondominium di Jalan Klang Lama yang digeledah pada Kamis lalu pernah disewa empat tersangka kasus pembunuhan Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Di tempat itu, keempat pelaku merencanakan aksi pembunuhan Jong Nam.
Dilansir dari laman Freemalaysiatoday mengutip Oriental Daily, Senin (27/2/2017), Kepala Polisi Selangor Datuk Seri Abdul Samah Mat mengatakan petugas menyita beberapa barang dari tempat itu. Barang-barang yang disita antara lain berbagai bahan kimia, beberapa sarung tangan, dan sepatu.
Sebelumnya pada Jumat lalu, Kepala Polisi Nasional Malaysia, Tan Sri Khalid Abu Bakar mengatakan seorang dari dua perempuan yang ditahan mengalami muntah-muntah. Pelaku itu diyakini terpapar racun yang digunakan untuk membunuh Jong Nam.
Khalid juga mengatakan, laporan analisis awal Departemen Kimia Malaysia menemukan bahan kimia Ethyl S-2-Diisopropylaminoethyl Methylphonothiolate atau VX digunakan dalam pembunuhan Jong Nam.
Jong Nam dibunuh pada 13 Februari lalu di Bandara Kuala Lumpur saat hendak terbang ke Macau. Dua orang perempuan tiba-tiba mengusap wajah Jong Nam dengan sehelai kain yang diyakini sudah ada racunnya.
Hingga kini, empat tersangka sudah ditahan polisi. Mereka adalah Doan Thi Huong (Vietnam), Siti Aisyah (Indonesia), Muhammad Farid Jallaludin (Malaysia) dan Ri Jong Chol (Korea Utara). Polisi masih memburu tujuh tersangka lainnya yang merupakan warga Korea Utara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba